SuaraKaltim.id - Pada Senin (18/1/2021), terjadi lonjakan kasus harian Covid-19 di Kota Balikpapan. Tercatat ada 154 kasus baru yang dihimpun Satgas Covid Kota Balikpapan.
Namun yang lebih miris, dari 154 penambahan kasus positif, 110 kasus di antaranya terjadi kalangan muda yang berusia 40 tahun ke bawah.
“Orang masih muda terkonfirmasi positif harus jadi perhatian karena bisa dibilang OTG,” kata Ketua Satgas Covid Balikpapan Rizal Effendi seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Senin (18/1/2021) sore.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengaku prihatin dengan tambahan kasus Covid-19 yang pada Senin ini didominasi warga berusia produktif.
Baca Juga: Gawat! Tempat Tidur Pasien Covid-19 di 11 RS Kota Balikpapan Tersisa 26 Bed
"Prihatin melihat data, biasa suspek usia 50-an ke atas. Tetapi beberapa hari ini, terutama hari ini terbanyak. Mungkin ini berkaitan dengan banyaknya aktivitas di luar rumah usia produktif,” katanya.
Lantaran itu, dia meminta perhatian dari masyarakat termasuk kalangan milenial untuk mematuhi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan protokol kesehatan.
“Mohon jadi perhatian. Jika memang harus tetap keluar rumah bekerja maka tetap taati 5M. Harus diterapkan mereka semua ada yang suspek ada yang OTG, ” katanya.
Sementara itu, jumlah kasus pelanggaran selama penerapan PPKM Balikpapan ada 253 pelanggaran.
“Pelanggaran 15 sampai 17 januari ada 253 pelanggaran. Itu terjadi di Balikpapan Kota 42, Balikpapan Tengah 7, Balikpapan Selatan 72, Balikpapan Timur 45 kasus dan Balikpapan utara 51 dan Balikpapan Barat31 kasus,” katanya.
Baca Juga: Sempat Turun, Kasus Harian Covid-19 Balikpapan Senin Ini Tambah 154 Pasien
Selama PPKM berjalan, menurutnya ada kegiatan yang dibubarkan, ada juga yang waktu nya dibatasi dan juga penindakan lainnya seperti sankai penutupan tiga hari.
Berita Terkait
-
Merawat Lingkungan dengan Cara Kekinian, Begini Cara Ajak Anak Muda Menjaga Kearifan Lokal
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Mengapa Nongkrong di Minimarket, Jadi Ritual Wajib Anak Muda Urban?
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Ngomongin AI dengan Anak Muda, Ekspresi Gibran Jadi Gunjingan: Kayak Nggak Paham...
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN