SuaraKaltim.id - Banyaknya bencana di Indonesia dikawatirkan akan menganggu pasokan sembako ke Kota Balikpapan.
Pasalnya, hampir 99 persen kebutuhan bahan pokok untuk warga Balikpapan, dipasok dari sejumlah daerah yang saat ini terkena bencana.
Balikpapan Selama ini sangat bergantung pasokan kebutuhan sembako dari Pulau Jawa maupun Sulawesi. Sementara Sulawesi Barat sebagian wilayahnya mengalami gempa dan di Jawa saat ini sedang musim hujan.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, kondisi tersebut akan sangat mempengaruhi pasokan sembako. Sehingga masyarakat diminta untuk mengatur konsumsinya khususnya menyangkut kebutuhan sembako.
“Sebab ini situasi seperti ini, dari Jawa juga hujan, dari Sulawesi yang andalan kita juga bencana, hujan juga pasti produksi pertanian turunnya besar sekali. Jadi masyarakat juga harus bisa menahan diri, konsumsinya diatur,’ ujarnya kepada inibalikpapan.com -- jaringan suara.com
“Memang ini kan terjadi, bukan cuma bencana juga tapi (sekarang musim) hujan. Di Jakarta atau dimana itu harga daging sudah naik,”
Menurutnya, sejak awal telah mendorong masyarakat agar bisa memanfaatkan pekarangan rumah ataupun lahan kosong dengan memaksimal sejumlah program ketahanan pangan diantaranya Kampung Tangguh maupun Pagar Mantep.
“Makanya kenapa kita mendorong Kampung Tangguh, Gerakan Wanita Matilda, Pagar Mantep itu sebenarnya dalam rangka ketahanan pangan masyarakat,” imbuhnya.
“Karena situasi seperti ini pasti produksi pertanian turun. Jadi kalau bisa diantisipasi ada pemanfaatan pekarangan, halaman, tanah kosong, itu bisa membantu masyarakat.”tandasnya.
Baca Juga: Pakai Uang Palsu saat Transaksi di Pasar, Ibu Rumah Tangga Diciduk Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya