SuaraKaltim.id - Istri dari suami pemasang ucapan selamat ulang tahun atau ucapan ultah di baliho besar, depan Mal Lembuswana Samarinda mengaku terkejut, sampai terharu.
Lia merupakan warga Samarinda. Ia tak menyangka, jika sang suami Ali Muthalib punya cara mengejutkan untuk hari lahirnya. Bukan kali pertama, Ali dinilai Lia memang kerap memberi kejutan. Namun kejutan kali ini ia akui sangat berkesan.
"Dia biasa begitu, buat acara, tapi ini kaget banget, malu juga iya karena dilihat orang. Tapi cukup terharu," kata Lia kepada Suarakaltim.id, saat ditemui bersama suaminya di Samarinda, akhir pekan kemarin.
Sementara itu, Ali Muthalib juga berbagi kisah. Ternyata baliho tersebut dipasang pukul 11 malam, beberapa jam sebelum ultah istrinya.
Disebutkannya, baliho tersebut dipasang 24 Januari. Sehari jelang ultah istrinya ke 26 tahun.
"Itu dipasang sekitar jam 11 malam. Saya kan sama isteri. Kemudian di-video call teman dilokasi, pas video call baru dikasih lihat isteri gambarnya ada di baliho," bebernya.
Berapa biaya yang dihabiskan, ia enggan menyebut nominal pastinya. Hanya menyebut habis jutaan rupiah.
Ternyata, ucapan tersebut memang bertujuan untuk memberi kejutan kepada istrinya. Namun, ia mengaku melakukan itu mendadak, tanpa perencanaan dari jauh hari.
"Spontan aja, tiba-tiba langsung kaya gitu. Karena saya mikirnya bukan orang yang romantis, jadi bingung mau kasih kejutan apa. Pasang aja baliho," kata Ali.
Baca Juga: Cerita di Balik Suami Ucapkan Ultah Istri Pakai Baliho Besar di Samarinda
Ketika muncul ide itu ,kata Ali, ia langsung dibantu temannya. Mencari pihak yang mengelola papan reklame. Tak mikir panjang dia langsung deal untuk pasang baliho yang berlokasi di depan Mal Lembuswana.
Ali mengatakan, baliho itu dipasang hanya kurun waktu 10 hari. Namun dari pihak pengelola saja yang belum membukanya hingga sekarang.
Baliho berukuran besar itu, jelas menelan biaya jutaan rupiah. Namun Ali tak mau membeberkan detailnya. Menurut dia demi membahagiakan isteri. Hal itu biasa aja baginya.
"Buat istri gak sia-sia, kan sudah disisikan, budgetnya ada sendiri. Gak sampai maksa-maksain dompet pesan baliho," urainya.
Ali merupakan seorang wiraswasta. Tak sedikit pemasangan baliho itu dikaitkan sebagai strategi marketing sebagai penunjang usaha yang tengah digelutinya sekarang. Tetapi bagi dia, tak ada niatan itu. Semata hanya untuk membahagiakan isteri.
"Karena tujuannya kan untuk kejutan istri. Buat foto doang sebagai kenangan. Apalagi isteri juga lagi hamil. Makanya di baner gak tulis nama, karena itu privasi. Gak ada cantumkan nama medsos, apalagi nama produk," terang Ali.
Berita Terkait
-
Cerita di Balik Suami Ucapkan Ultah Istri Pakai Baliho Besar di Samarinda
-
Viral, Ucapkan Ultah ke Istri Pakai Baliho Besar di Depan Mal Samarinda
-
Identitas dan Harapan Baru, Ini Makna Logo Borneo FC Samarinda
-
Peringatan! Pemkot Samarinda Akan Tertibkan Penjual BBM Eceran Pertamini
-
Ucapan Ultah Yuni Shara Buat Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bikin Heboh
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati
-
Praktis dan Penuh Makna, BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Qurban Digital di BRImo
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS