SuaraKaltim.id - Sejumlah pedagang kaki lima atau PKL yang berada di sepanjang jalan Otto Iskandar dan Jelawat, Kota Samarinda ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) bersama Dinas Perdagangan Kota Samarinda.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Samarinda Muhammad Darham, mengatakan sedikitnya ada sebanyak 100 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP yang diterjunkan langsung ke lapangan dalam mendukung aksi penertiban di Kelurahan Sungai Dama. Penertiban dilakukan Senin, (15/3/2021).
Sebelum penertiban dilakukan, Pemkot Samarinda melalui instansi terkait melakukan sosialisasi pada 27 Februari lalu. Para pedagang agar segera pindah dari lokasi yang akan ditertibkan.
“Sekitar 15 PKL yang sudah ditertibkan. masih ada yg belum pindah, untuk pedagang yang belum pindah ini kami lakukan penertiban,” kata Darham, ditulis Selasa (16/3/2021) dilansir dari laman resmi Diskominfo Samarinda.
Darham menjelaskan, ada beberapa kios yang telah diangkut pihaknya karena posisinya berada di atas parit. Nantinya pemilik kios tadi bisa mengambil barang yang ia miliki tadi dengan datang ke kantor Satpol PP dengan membawa barang bukti.
Terpisah, Camat Samarinda Ilir, Ramdani berpesan kepada para pedagang agar sadar atas penegakan perda. Sebab penertiban yang dilakukan pagi itu bukan hanya sekedar teguran tapi sudah mengarah tindakan.
Ramdani berharap agar OPD terkait bisa selalu bekerja sama dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pengawasan terhadap aktifitas disekitar pasar.
“Saya juga telah mengusulkan untuk di buatkan posko terpadu gabungan mulai dari TNI-Polri, Pol PP, Dishub, Dlh, Sampai Dinas Perdagangan agar tidak ada lagi PKL yang berjualan dipinggir jalan,” kata Ramdani.
Baca Juga: Wali Kota Samarinda Andi Harun Izinkan Kegiatan Ekonomi Sabtu-Minggu
Berita Terkait
-
Wali Kota Samarinda Andi Harun Izinkan Kegiatan Ekonomi Sabtu-Minggu
-
Cerita di Balik Suami Ucapkan Ultah Istri Pakai Baliho Besar di Samarinda
-
Polisi Tangkap Pelaku Tambang Ilegal Dekat Pemakaman Covid-19 di Samarinda
-
Viral, Ucapkan Ultah ke Istri Pakai Baliho Besar di Depan Mal Samarinda
-
Pemkot Samarinda Sidak Restoran, Wali Kota Andi Harun Ingin Dongkrak PAD
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi