SuaraKaltim.id - Gubernur Isran Noor Sebut Jokowi Pasti Masuk Surga Karena Pindahkan IKN
Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor jadi perbincangan lagi. Terbaru, Gubernur Isran Noor sebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi pasti masuk surga karena pindahkan ibu kota negara (IKN).
Pernyataan tersebut tersebar melalui Youtube SIL dan SKSG dengan judul “KULIAH UMUM Potensi dan Keberlanjutan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur”.
Pernyataan kontroversi itu berlangsung pada pada menit 44.08-46.04.
“Makanya saya sampaikan kepada Bapak Jokowi, Presiden. Bapak Jokowi, Mas Jokowi, Bapak presiden, Bapak itu pasti masuk surga. ‘Kenapa Pak Isran?’ Tidak usah lagi bapak itu beramal ibadah. ‘Apa lagi itu Pak Isran?’ Karena Bapak telah mewujudkan cita-cita dua kepala negara untuk memindahkan Pak Soekarno dan Pak Suharto dan orangnya sudah meninggal,” ujar Isran Noor seperti terlihat dalam akun Youtube SIL dan SKSG, Kamis (8/4/2021) dilansir dari Kaltimtoday.co, jaringan Suara.com.
“Pak SBY. Pak SBY juga ingin memindahkan (ibu kota),” lanjut Isran Noor.
Masih dari sumber yang sama, Gubernur Isran Noor mengatakan, pemindahan IKN tidak tiba-tiba. Sudah melalui sejumlah kajian.
“Nah jadi Bapak enggak usah khawatir, Bapak pasti masuk surga. Nah jadi senang juga nih orang, Pak Jokowi-nya bahagia. masuk akal dari dia,” kata Isran Noor.
“Nah kemudian Bapak tidak usah pikir juga, karena kalau Bapak bisa memindahkan ibu kota ini, artinya Bapak akan dikenang oleh anak bangsa ini sampai kapan pun sebagai sebuah wujud karya besar kepala negara,” pungkas Isran Noor.
Baca Juga: Masyarakat Kalimantan Pesimis Pembangunan IKN Terealisasi Sampai Tahun 2024
Penjelasan Humas Pemprov Kaltim
Kepala Biro Humas Setprov Kaltim Syafaruddin menerangkan, maksud dari pernyataan tersebut.
Menurutnya, maksud Gubernur Kaltim Isran Noor dengan pernyataan tersebut karena berkat jasa Presiden Jokowi yang bisa memindahkan ibu kota negara, maka jutaan rakyat Kaltim akan mendoakan masuk surga. Sebab, warga Kaltim sangat senang atas keputusan pemindahan pusat ibu kota negara tersebut.
“Itu ucapan sudah berkali-kali disampaikan Pak Isran, baik di Kaltim, karena senangnya warga Kaltim, InsyaAllah mendoakan Pak Jokowi, jelas Syafaruddin.
Disampaikan Syafaruddin, saat kuliah umum itu, peserta sangat serius. Akhirnya, keluar guyonan (candaan) dari Gubernur Kaltim Isran Noor. Apalagi saat kuliah umum tersebut dihadiri tidak hanya sivitas akademik UI, tapi juga pejabat militer dan guru-guru besar dari UI, salah satunya Prof Emil Salim.
“Biasa Pak Isran banyak guyonannya, namun beliau berulang kali dibeberapa pertemuan mendoakan Pak Jokowi masuk surga jika IKN benar-benar terwujud, karena kebahagiaan warga Kaltim bahkan kalimantan,” akhirnya.
Berita Terkait
-
Masyarakat Kalimantan Pesimis Pembangunan IKN Terealisasi Sampai Tahun 2024
-
Karena Ini, Presiden Jokowi Berterima Kasih ke Ulama
-
Groundbreaking IKN Tahun Ini, Pengamat Beberkan DPR RI Belum Terima RUU IKN
-
Tata Ruang IKN Dinilai Belum Jelas, Jika Molor Dinilai Jadi Preseden Buruk
-
Soal Pembangunan IKN, Pengamat Tata Kota Yakin Tidak Dimulai Tahun Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan