SuaraKaltim.id - Pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kecamatan Penajam Paser Utara akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Gubernur Kaltim H Isran Noor mengemukakan, berdasarkan informasi dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, pekerja di IKN kurang lebih 150 ribu orang, untuk cateringnya satu hari Rp50 ribu (makan pagi, siang dan malam).
"Sehari terjadi transaksi sekitar Rp 7,5 miliar. Itu baru makanannya. Belum lagi jasa-jasa dan barang lainnya. Maka wajar keberadaan IKN sangat berpengaruh dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Isran Noor melalui rilis yang tersiar di Instagram Pemprov Kaltim pada Rabu (14/4/2021).
Lebih lanjut, Isran mengemukakan, pertumbuhan ekononomi Kaltim relatif dan mendominasi di Kalimantan, lantaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim tahun 2020 Rp 600 triliun lebih, dan di Kalimantan sendiri kontribusi PDRB nasional itu masih kurang dari 10 persen, kisaran sekitar 8 atau 9 persen saja.
Baca Juga: Tinjau Lokasi Pembangunan IKN di Kaltim, Suharso: Lebih Cepat Lebih Baik
“Ke depannya, membuat sebuah perspektif yang bagus dan pemerintah pusat sudah memiliki komitmen. Salah satu pemacu pertumbuhan ekonomi Kaltim adalah melanjutkan pembangunan IKN yang baru,” katanya.
Itu secara regional, lanjut Isran, Kaltim bisa meningkatkan pertumbuhan hampir 50 persen atau sekitar 47 persen. Secara Kalimantan itu mencapai lebih kurang pertumbuhannya 24 persen, dan secara nasional bisa mencapai 9 sampai 11 persen.
“Dan itu besar sekali, karena memang tidak sedikit investasi dan transaksi di wilayah IKN. Juga momen-momen yang bisa kita kembangkan dan kaitkan dengan rencana strategis lainnya,” katanya.
Berita Terkait
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN
-
Cek Fakta: Gibran Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji, jadi Tidak Berdosa
-
Cek Fakta: Budi Arie Sebut Pemerintah Pakai Dana Haji Rp700 Triliun untuk IKN
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN