SuaraKaltim.id - Angka kematian Covid-19 terus saja meningkat, jelang lebarani. Wiku Adisasmito sebagai salah satu Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pun mengungkapkan.
Bahwa dalam beberapa akhir pekan ini telah terjadi kenaikan angka kematian pasien akibat virus Corona. Angka tersebut sebanyak 3,7%.
Selain itu, Wiku juga menyoroti adanya angka kesembuhan yang akhirnya menurun secara signifikan. Diperkirakan hingga 17% dan ini tidak selaras pada angka penambahan positif harian yang menurun.
“Angka kematian yang meningkat serta angka kesembuhan yang menurun harus menjadi alarm bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (4/5/2021).
Ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan kematian paling tinggi hingga pekan ini. Beberapa diantaranya di Jawa Tengah naik hingga 35 kasus, di Riau hingga 24 kasus dan NTB (Nusa Tenggara Barat) naik hingga 15 kasus jiwa.
Sementara itu di Kepulauan Bangka Belitung naik hingga 13, dan di NTT (Nusa tenggara Timur) naik hingga 9 kasus.
Sedangkan kenaikan kasus positif Corona untuk akhir pekan ini seperti di Riau naik hingga 718, di Jawa barat hingga 621. Serta di Kepulauan Riau ada 228, Aceh naik hingga 183 dan di NTB naik mencapai 180.
"Dengan momen Idul Fitri yang akan datang, mari kita tingkatkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, sehingga pada hari raya ini kita bisa dapat mencegah penularan sehingga kasus covid-19 dapat ditekan," jelasnya.
Dari adanya kasus tersebut, maka Satgas pun meminta kepada semua masyarakat agar tidak mudik. Jika ingin bersilaturahmi dengan kerabat dan keluarga bisa melalui cara virtual.
Baca Juga: Survei Kemenhub: 18 Juta Orang akan Tetap Mudik Walau Dilarang
Angka kematian Covid-19 ini dinyatakan ada 46.137 jiwa. Sedangkan yang terinfeksi ada 1.686.373 jiwa di Indonesia, yang masih aktif ada 99.087 dan yang dinyatakan sembuh ada 1.541.149 jiwa.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Survei Kemenhub: 18 Juta Orang akan Tetap Mudik Walau Dilarang
-
Daftar 31 Titik Razia Pemudik di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang
-
Pengetatan Larangan Mudik, Ganjar Siagakan Petugas di Tingkat RT/RW
-
Perketat Perbatasan, Polda DIY Waspadai Ambulans Angkut Pemudik
-
Larang Warga Mudik, Puan Maharani Minta Pemerintah Konsisten dan Adil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu