SuaraKaltim.id - Ibu kota negara atau IKN baru di Kalimantan Timur (Kaltim) disebut akan menjadi kota modern bertaraf internasional.
Hal itu diungkapkan Gubernur Kaltim Isran Noor saat menjadi Keynote speaker Webinar Sistem Transportasi Cerdas di Ibu Kota Negara, Selasa (25/5/2021).
Selain itu, pembangunan juga berwawasan lingkungan atau mengacu konsep kota hutan atau forest city.
“IKN menjadi kota baru modern bertaraf internasional, sekaligus mencirikan identitas bangsa Indonesia,” ujar Isran, seperti dikutip dari laman Humas Pemprov Kaltim, dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.
Selain itu moda transportasi di IKN yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga ramah lingkungan.
“Termasuk moda transportasi di dalam kawasan yang 60 persennya mempertahankan kawasan hutan,” ujarnya
Mantan bupati Kutai Timur dua periode itu menyebutkan, untuk kawasan Pusat Pemerintahan lahan yang disiapkan seluas 6.500 hektare.
Transportasi yang ada akan terkoneksi dengan daerah penyangga, di antaranya Kota Balikpapan.
“Maka interkoneksi transportasi yang terintegrasi harus dibangun, termasuk daerah-daerah penyangga IKN di sekitar Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, baik transportasi jalur darat, laut maupun udara yang modern berorientasi teknologi informasi,” ujarnya.
Baca Juga: Update Kasus Covid-19 di Kalimantan Timur, Ada 105 Kasus Baru
Berita Terkait
-
Update Kasus Covid-19 di Kalimantan Timur, Ada 105 Kasus Baru
-
Pengumuman Beasiswa Kaltim Tuntas 1 Juni, Ada Perubahan dari Sebelumnya
-
Ada 2.143 KuotaCASN untuk Kaltim, Perincian Diumumkan BKD
-
Sivera Dian Getrida, Perempuan Tangguh di Industri Energi dan Petrokimia
-
Penyusunan RPUM Kaltim, Target Penanaman Modal Tahun Ini Rp 35 Triliun
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'