SuaraKaltim.id - Banyaknya warga yang berasal dari luar Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Idulfitri 2021 menjadi salah satu faktor terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengemukakan, ada peningkatan sekitar 10 persen kasus Covid-19 di Kota Minyak tersebut.
Dia mengemukakan, kebanyakan kasus berasal dari para pekerja luar daerah. Pun juga ada kasus dari orang yang sudah lama menetap di Balikpapan, tetapi KTP luar daerah.
"Baik pekerja baru maupun pekerja yang ganti grup," ujarnya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com pada Rabu (16/6/2021).
Lantaran itu, Satgas Covid-19 Balikpapan kemudian berinisiasi membentuk tim monitoring untuk mengevaluasi perusahaan-perusahaan di Balikpapan yang nantinya bertugas mengantisipasi lonjakan kasus. Tim tersebut nantinya terdiri dari beberapa OPD
"Tim ini terdiri dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Satgas Kecamatan di mana perusahaan berada," ujarnya.
Tim ini nantinya yang akan rutin meninjau perusahaan jika ditemukan kasus Covid-19 di tempat kerja.
Untuk diketahui, sebelum Lebaran kasus Covid-19 di Balikpapan berada di sekitar 20 kasus. Namun beberapa hari lalu, sempat naik jadi 41 kasus dan turun lagi ke 30 kasus.
Hingga kini, upaya screening kasus Covid-19 di Balikpapan ini terbantu dengan adanya layanan GeNose di Pelabuhan Semayang yang sejak Selasa 15 Juni 2021 telah diterapkan.
Baca Juga: Respons Ledakan Kasus Covid-19, Mulai Juli Ditarget 1 Juta Dosis Vaksin per Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis