SuaraKaltim.id - Surat untuk melengserkan Makmur HAPK dari kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) dipastikan telah disampaikan ke pimpinan wakil rakyat tersebut.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Andi Harahap. Dia menyatakan, surat tersebut telah disampaikannya sesuai arahan DPP Partai Golkar.
"Apapun keputusan DPP Golkar, layak kami tindaklanjuti," katanya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com,
Andi mengemukakan, pergantian antarwaktu yang dilakukan DPD Partai Golkar Kaltim memang sudah sesuai dengan ketetapan yang ada.
"Memang sudah pergantian antarwaktu. Tinggal DPD Partai Golkar Kaltim saja mengaturnya. Saya rasa Pak Makmur HAPK juga mengerti," ucapnya.
Lebih lanjut, dia mengemukakan, tidak bisa campur tangan menyangkut persoalan tersebut.
"Yang penting ada surat, kami dari fraksi menindaklanjuti saja. Tinggal nanti bagaimana peraturan di kelembagaan di DPRD Kaltim," imbuhnya.
Masih menurutnya, untuk proses disetujui atau tidaknya pergantian tersebut akan dikembalikan kepada fraksi-fraksi di DPRD Kaltim.
"Semua fraksi harus memberikan suara. Karena ini masalah lembaga, artinya tidak hanya urusan Partai Golkar," ujarnya.
Baca Juga: Alasan Golkar Kaltim Geser Makmur HAPK dari Ketua DPRD; Perlu Energi dan Strategi Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas