SuaraKaltim.id - Walau Kasus Harian Covid-19 Kota Balikpapan pada Rabu (30/6/2021) tidak sebanyak hari sebelumnya, namun pemerintah kota (pemkot) setempat melaporkan banyak lingkungan di tingkat RT berstatus zona orange.
Status zona orange ditandai untuk wilayah yang memiliki risiko penularan Covid-19 dengan 6-10 rumah dalam satu lingkungan RT.
Menurut Kabid Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Zulkifli ada 19 kelurahan yang berstatus zona orange.
“Zona orange cukup banyak, yang jelas Orange ini ada di 19 kelurahan,” katanya yang juga Kepala Satpol PP Balikpapan seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Rabu (30/06/2021).
Namun, dia mengemukakan belum mengetahui jumlah RT yang masuk zona orange. Sebab, masih harus memverifikasi data di lapangan. Bahkan, menurutnya, ada kemungkinan bisa lebih dari 19 RT, jika melihat peningkatan kasus Covid-19.
“Karena kan satu kelurahan bisa saja lebih dari satu RT. Ini jumlah RT nya masih di verifikasi. Jadi indikasinya ada 19 yang memiliki RT orange. Jadi masih verifikasi, karena ada yang sembuh itu kuning bukan orange. Tapi sepertinya banyak ini.”
Sebelumnya diberitakan, sejumlah 583 orang dirawat di rumah sakit dan sebanyak 988 jalani isolasi mandiri, di rumah maupun tempat yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) maupun perusahaan.
Untuk penambahan pada Rabu (30/6/2021) ada 168 orang. Jumlah tersebut turun dari hari sebelumnya yang mencapai 211 orang. Secara kumulatif sejak awal pandemi seluruhnya mencapai 18.931 kasus covid-19 di Kota Balikpapan.
Dari 168 orang yang terpapar covid-19 itu sebanyak 90 orang dengan riwayat suspek, sebanyak 59 orang dengan riwayat tracing kontak erat, sebanyak 8 orang dengan riwayat pekerjaan dan 11 orang dengan riwayat tanpa gejala (OTG)
Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Balikpapan di Penghujung Juni Ada 168 Orang
Baca juga ini : Tambah Puluhan Tempat Tidur Isolasi dan ICU, RS Kanudjoso Penuh Lagi
Sementara dari 647 pasien meninggal karena terpapar covid-19, hari ini dilaporkan ada 6 kasus, jumlah yang sama dengan sehari sebelumnya 6 kasus. Yakni perempuan 59 tahun, laki-laki 86 tahun, perempuan 55 tahun, perempuan 33 tahun, perempuan 43 tahun dan laki-laki 60 tahun.
Adapun yang pasien yang dintarakan sembuh bertambah sebanyak 31 orang, seluruhnya selesai isolasi mandiri. Sehingga jumlah pasien sembuh seluruhnya sebanyak 16.712 orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi