Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menjelaskan, biasanya pelaku penculikan anak berasal dari orang terdekat. Sebab pelaku memahami kebiasaan korban.
"Biasanya pelaku tahu jadwal di keluarga korban, ketika ada peluang maka langsung dimanfaatkan. Tapi bisa juga karena kelengahan kita sehingga pelaku langsung beraksi ketika ada kesempatan," ujarnya.
Dia meminta seluruh orang tua meningkatkan kewaspadaan. Sebab di situasi saat ini, banyak masyarakat yang terdesak kebutuhan ekonomi, sehingga menghalalkan segala cara agar bisa mendapatkan uang.
"Semua warga harus peduli. Jadi harus gotong royong melindungi meski itu bukan anaknya," katanya.
Untuk diketahui, Zahra ditemukan selamat di Musala Al Barokah yang berlokasi di Jalan Perona III Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Selasa (6/7/2021) pagi.
"Dia tinggal sendirian di Mushalla Al Barokah perona tiga. Mohon maaf info awal katanya di daerah Daksa," tulis Siti Fatimah pada dinding Facebooknya.
Sementara itu, Ketua RT 30 Manggar Nurhadi ketika dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, membenarkannya. Dia mengatakan kalau sang anak ditemukan di kawasan Sepinggan, Balikpapan Selatan.
"Benar, informasinya sudah ditemukan. Tadi saya juga sudah video call sama ibu dan anak. Mereka sudah bersama," ungkapnya kepada SuaraKaltim.id.
Saat disinggung soal penemuan pastikan sang anak, Nurhadi masih enggan membeberkannya. Dia beralasan tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan.
Baca Juga: Bocah 5 Tahun yang Diculik Seminggu Lalu, Akhirnya Ditemukan di Musala Kawasan Sepinggan
"Nanti takutnya salah. Yang pasti sudah ditemukan si anak. Saat ini saya mau ke kantor polisi dulu karena dipanggil oleh pihak kepolisian," tambahnya.
Terpisah, Kanit PPA Satreskrim Polresta Balikpapan Iptu Iskandar ketika kembali dikonfirmasi, membenarkan penemuan korban. Menurutnya, korban ditemukan warga di lokasi pada waktu subuh.
"Benar, tadi pagi kami langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Awalnya warga menemukan sang anak dan kami menuju lokasi setelah mendapat informasi," katanya.
Ditambahkannya, saat ini sang anak sudah bersama dengan pihak kepolisian dan sang ibu sedang dalam pemeriksaan guna mendalami peristiwa tersebut.
"Masih dalam pemeriksaan. Saat ini tengah kami dalami," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka