SuaraKaltim.id - Polemik mosi tidak percaya terhadap Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani, semakin memanas. Pasalnya, delapan anggota Komisi III DPRD Samarinda telah menandatangi surat mosi tersebut.
Mereka menganggap Angkasa bukan lagi pimpinan Komisi III, dan menginginkan pergantian sang ketua. Tak terima akan itu, sang ketua pun bersiap untuk melawan.
"Saya akan melakukan perlawanan juga kepada para pendukung mosi, kalau perlu sampai ke pusat. Intinya, apa boleh di aturan itu mengintervensi partai lain untuk mengganti," ungkap Angkasa, saat dihubungi oleh Suara.com, Kamis (12/8/2021).
Disinggung soal keluarnya mosi tidak percaya lantaran kinerja pimpinan yang tak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), ia menjelaskan, kegiatan komisi III tetap ada. Namun, lantaran adanya pandemi Covid-19 kegiatan tersebut dibatasi.
"Kalau disebut enggak ada kegiatan itu kan lucu. Kegiatan itu tetap ada. Contoh, kunjungan saya juga yang tanda tangan disitu. Dua tahun ini kan pandemi Covid-19 jadi kegiatan juga dibatasi," jelasnya.
Ia menilai, pimpinan komisi bukan hanya dirinya, ada wakil dan sekretaris komisi. Jika hanya menyasar kepada dirinya saja, evaluasi tersebut sangat tidak tepat.
"Ini sudah masuk ranah pembunuhan karakter. Saya disini sebagai ketua komisi karena perintah partai, bukan pribadi. Kalau sudah begitu ada pasal tersendiri kan," bebernya.
"Yang menempatkan saya di komisi itu partai, bukan mereka. Kalau begini ini soal suka atau tidak suka aja yang dibumbui dengan evaluasi kerja menurut mereka (pendukung mosi)," pungkasnya.
Namun hingga saat ini, dirinya belum melihat dan membaca isi surat dari delapan anggotanya, pendukung mosi tidak percaya.
Baca Juga: Mirip Slime, Ilmuwan Akan Kirim Jamur ke Stasiun Luar Angkasa
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar