SuaraKaltim.id - Tambang ilegal masih jadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan di Benua Etam. Belakangan ini, banyak pula keluhan datang dari warga sekitar terkait tambang ilegal yang masih merajalela. Berbagai hal dirasakan warga. Mulai banjir hingga parahnya pencemaran lingkungan.
Upaya Pemprov Kaltim untuk memerangi hal tersebut pun terus dipertanyakan. Salah satu contoh, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim sudah pernah melaporkan temuan tambang ilegal yang tersebar di 21 titik ke Polda Kaltim. Namun, laporan itu masih jalan di tempat, belum ada kejelasan.
Gubernur Kaltim, Isran Noor akhirnya angkat suara. Ditegaskan pemimpin Bumi Mulawarman itu, Pemprov tidak mempunyai kewenangan untuk itu.
“Dan saya menganggap bahwa mereka menambang itu hak mereka. Kalau kewajiban, bukan mereka yang mengatur. Ada pada pemerintah. Kan perizinan ditarik ke Jakarta (pusat) semua. Jadi kalau kami mau melakukan sebuah pengendalian atau pengawasan dan sebagainya, ya tidak bisa. Karena ada dasarnya,” ungkap Isran Noor, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (13/10/2021).
Dijelaskan orang nomor satu di Kaltim ini mengatakan, yang bisa dikendalikan oleh pemerintah daerah adalah yang memang mengantongi izin sampai ke pengawasan.
“Kalau ini kan nggak bisa. Umpamanya nanya, eh kenapa kamu nambang itu? Lalu mereka jawab kalau mereka sudah punya izin. Yang megang kan pusat,” lanjutnya.
Saat ditanya apakah Pemprov ada berkomunikasi dengan Polda Kaltim, Isran Noor menyebut tidak ada. Sebab dirinya sama sekali tak mempunyai kewenangan untuk melaporkan itu.
“Kalau izinnya berasal dari kami, ya kami bisa awasi. Tapi karena ini kewenangannya dari pusat, ya pusat yang bisa bertindak. Kalau mau langsung melaporkan begitu, bagaimana ceritanya? Seenaknya saja,” pungkasnya.
Baca Juga: Pon XX Papua: Atlet Tarung Drajat Berikan Kado Medali Emas untuk Kaltim
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026