SuaraKaltim.id - Gubernur Kaltim Isran Noor tak kehabisan akal setelah usulan APBD Perubahan 2021 ditolak DPRD Kaltim. Orang nomor satu di Kaltim itu menerbitkan peraturan baru yang isinya memastikan sejumlah anggaran prioritas tetap dapat dibelanjakan.
Melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com,Jumat (15/10/2021), berdasarkan Surat Gubernur Kaltim Nomor 903/5545/2253-III/BPKAD tentang Perubahan Ketiga atas Pergub No 76 Tahun 2020 tentang APBD 2021, ada sejumlah belanja yang sifatnya mendesak sebesar Rp 556,04 miliar yang akan tetap dibelanjakan.
Belanja itu terdiri atas belanja tidak terduga Rp 150 miliar, beasiswa Rp 75 miliar, insentif tenaga kesehatan RSUD Kanudjoso Rp 18,87 miliar, insentif tenaga kesehatan RSJ Atma Husada Rp 3,89 miliar, RSUD AW Syahrani Rp 12,74 miliar, insentif tenaga kesehatan UPTD Labkes Rp 950 juta.
Selain itu, ada pula belanja listrik dan air UPTD Pengawasan Benih dan UPTD Pengembangan Perlindungan Dinas Perkebunan Kaltim Rp 54,35 juta, internet Dinas Peternakan Kaltim Rp 38,93 juta, listrik dan air UPTD Labkeswan Rp 52,8 juta, belanja bagi hasil (kurang salur 2020) Rp 274,48 miliar, dan penyelesaian pekerjaan sesuai Pergub 71 Rp 19,84 miliar.
Dalam suratnya, penambahan dana tersebut disampaikan Isran Noor berasal dari penggunaan SiLPA 2020 yang telah diaudit BPK Kaltim.
Dengan terbitnya surat itu, maka salah satu kekhawatiran terkait Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan tahap kedua yang kebutuhan anggarannya bergantung pengesahan APBD Perubahan sudah dialokasikan. Nominalnya sebesar Rp 75 miliar.
Sekprov Kaltim M Sa’bani memastikan hal tersebut. Dia menyebut, insentif tenaga kesehatan, santunan Covid-19, dan beasiswa tahap kedua sudah diakomodir kendati APBD Perubahan tidak disahkan DPRD Kaltim.
Sa’bani menyebut, untuk penetapan penerima dan pencairan akan diurus langsung Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT) yang dikepalai Iman Hidayat.
Seperti diketahui, kepastian pengumuman penerima Beasiswa Kaltim Tuntas tahap kedua tahun ini ditunggu sebanyak 61.113 orang. Kategori tuntas mahasiswa sebannyak 7.336 orang, 5.242 kategori stimulan mahasiswa, dan 48.535 stimulan siswa.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19, Isran Noor: Jangan Takut, Gak Ada Orang Mati Karena Vaksin
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen
-
90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf