SuaraKaltim.id - Pemkot Bontang meluncurkan program wifi gratis atau Bontang Bebas Kuota, Kamis (21/10/2021) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Program tersebut merupakan janji politik pasangan Basri Rase-Najirah selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang.
Wifi gratis tersebar sebanyak 251 titik untuk 15 kelurahan di Kota Taman. Dengan radius jangkauan dari titik lokasi wifi maksimal 30 meter.
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengatakan, program Bontang Bebas Kuota ini tak lain untuk mempermudah akses internet masyarakat.
"Supaya masyarakat juga bisa mendapat informasi dengan baik," ungkapnya dilansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (21/10/2021).
Manfaat lainnya, pelaku usaha menengah, bisa menikmati layanan bertransaksi secara daring. Serta mempermudah memasarkan produk di berbagai daerah.
Selain itu, di sektor pendidikan juga bisa dimanfaatkan para pelajar dan tenaga pendidik dalam pembelajaran jarak jauh.
"Alhamdulillah adanya wifi ini sangat membantu sekali apalgi di masa pandemi seperti ini," ujarnya.
Adanya program wifi gratis, harapannya masyarakat bisa memanfaatkan layanan dengan baik. Pasalnya internet tak hanya bisa dimanfaatkan untuk layanan positif. Melainkan sisi negatif dari internet, terutama para pelajar.
Dengan itu, Najirah meminta kepada orangtua agar mengawasi anak ketika mengakses internet gratis.
Baca Juga: Website Beasiswa Bontang Sering Gangguan, Pemkot Bakal Buka Pendaftaran Offline
"Diberikan edukasi kepada anak supaya tetap aman," terangnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Faisal mengapresiasi program pemerintah bebas kuota.
Di mana telah merealisasikan dari janji politik pasangan Basri Rase-Najirah. Pasalnya, kata dia realisasikan janji tak mudah.
"Kota ini (Bontang) sudah berjalan, kota lain baru berencana," ujarnya.
Harapannya, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas pemerintah dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi