SuaraKaltim.id - Pemkot Bontang membuka kesempatan pendaftaran beasiswa secara offline langsung ke meja Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kantor Wali Kota Bontang. Kebijakan ini menyusul seringnya gangguan pada lama e-beasiswa Bontang.
Kabag Kesra, Sekretariat Daerah Kota Bontang, Aguswati mengatakan, saat ini sedang mengatur skema pengumpulan berkas secara langsung atau hard copy. Nantinya akan ada posko terpusat yang akan mengakomodir pengumpulan tersebut.
"Karena, website sering gangguan jadi kita akan atur skema pengumpulan secara offline," kata Aguswati saat dikonfirmasi KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (19/10/2021).
Dia mengaku, tidak bisa memperpanjang masa pendaftaran secara online karena waktu kerja yang singkat. Makanya, pendaftaran tetap mengikuti jadwal hingga (26/10) mendatang.
Bagi mahasiswa yang kesulitan mendaftar secara online, akan diberi waktu 5 hari mengumpulkan berkas mereka ke Bagian Kesra.
"Untuk yang masih kesulitan mendaftar bisa menyiapkan berkas hard copy nya yang nanti akan dikumpul langsung di posko beasiswa," tuturnya.
Ia menambahkan, pencairan anggaran beasiswa mulai disalurkan awal Desember mendatang.
"Nanti saat usai pengumpulan berkas akan ada verivikasi berkas sesuai kriteria. Jika ternyata kuota melebihi jumlah maka akan melakukan ranking," pungkasnya.
Baca Juga: Sering Absen Rapat, Dewan Bontang Sentil Kepala Satpol PP: Apa Sih Susahnya Hadir
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas