SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan membongkar sebanyak 30 bangunan warga di bantaran Sungai Mati, Kelurahan Temindung Permai, Sungai Pinang, pada pekan ketiga November 2021 mendatang.
Sebagai gantinya, warga akan diberikan dana kerohiman yang kini besaran nilainya masih dalam pemetaan oleh Pemkot Samarinda melalui OPD teknis. Penentuan nilai tersebut berjalan selama 20 hari sejak dimulai pada 20 Oktober 2021 lalu. Kemudian akan diinformasikan kepada warga di kantor kelurahan setempat.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, usai melakukan tinjauan ke lokasi pada Selasa, (26/10/ 2021) kemarin. Ia juga meninjau 3 titik proyek penanganan banjir lainnya yang tengah berjalan.
"Saat ini (pembongkaran) menunggu penyelesaian dana kerohiman. Dana sudah ada. Sekarang sedang validasi dan verifikasi administratif, serta penyesuaian dengan tata kelola keuangan," terangnya disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Kamis (28/10/2021).
Ia menyebut, rencana normalisasi bantaran Sungai Mati itu merupakan upaya penanggulangan banjir di Kota Tepian. Utamanya mengatasi banjir di kawasan simpang empat jalan PM Noor dan jalan DI Panjaitan, yang kini menjadi lokasi titik langganan banjir.
Dari hasil kunjungan, diketahui posisi rumah warga hampir seluruhnya terbuat dari kayu. Beberapa bangunan berdiri di bantaran sungai, sementara sebagian yang lain terbangun di atas badan sungai.
"Diperkirakan lebar sungai akan bertambah signifikan, mungkin lebih dari 40 meter,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas