SuaraKaltim.id - Amplang yang jadi kudapan favorit di Samarinda kini makin berkembang. Seperti halnya yang dilakukan Ambar Wahyuningsih. Dirinya berinovasi membuat stik amplang rupanya mampu jadi produk andalan yang digemari.
Awalnya, dia sekadar mencoba membuat amplang bersama keluarga. Namun pada 2015, barulah dia berani berjualan. Pada 2017, Lurah Palaran kala itu pernah mengajaknya untuk ikut suatu lomba. Saat mencicipi amplang buatan Ambar, rupanya menuai respons positif dan enak.
“Alhamdulillah, 2018 saya bikin stik amplang. Inovasi untuk cari amplang yang enak dimakan. Semuanya bisa ngemil. Itu dari amplang yang bantat. Kadang tidak mau ngembang, jadinya dibuat stik,” ungkapnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (28/10/2021).
Sampai saat ini, dirinya menggunakan bahan baku dari ikan bandeng dan ikan biji nangka. Dia menyebut, kebanyakan pelanggan menyukai amplang yang dibuat dari ikan biji nangka.
Baca Juga: Proyek Penanggulangan Banjir di Samarinda Dimulai, Drainase Bawah Tanah Ditaja
Amplang buatan Ambar sudah banyak pula yang dikirimkan ke luar daerah. Salah satunya banyak diminati oleh masyarakat Makassar. Bahkan jadi buah tangan yang dikirim ke Surabaya, Papua, hingga Timor Leste.
“Mereka awalnya tau amplang itu yang bentuknya bulat. Maunya yang seperti itu. Tiap beli, kadang saya kasih bonus 3 kilogram, 5 kilogram. Makin ke sini, ternyata malah mau makan yang stik,” lanjutnya lagi.
Dia mengungkapkan, kelebihan dari produknya ialah Ikan-ikan yang digunakan dipastikan dalam keadaan segar. Bahkan dia juga mencuci ikan-ikan itu sendiri.
Penggunaan minyak juga selalu baru. Cukup 2 kali, dan minyak tidak dipakai berulang-ulang.
“Izin-izin sudah lengkap. Ada PIRT dan halal. Alhamdulillah. Bahannya pun enggak pakai sembarangan. Harus yang halal. Kalau ikan juga harus cari sendiri. Misal tidak sempat ke pelelangan, saya ke pasar sendiri. Kalau kondisinya nggak bagus, saya nggak mau,” tambahnya.
Baca Juga: Lahan Pemkot Diduga Diserobot Oknum, Andi Harun Siapkan Langkah Hukum
Disperin Samarinda juga memiliki keterlibatan dalam usaha Ambar. Sertifikasi halal, Ambar mendapat subsidi dan dibantu. Kemudian saat pandemi, juga mendapat bantuan berupa kompor dan wajan. Termasuk promosi-promosi untuk meningkatkan penjualan.
Berita Terkait
-
Wajib Coba, 6 Hidangan Lebaran Unik di Purwodadi yang Bikin Ketagihan
-
Mudik ke Probolinggo? Ini 7 Kuliner Khas yang Tak Boleh Dilewatkan
-
Lebaran Dengan Menu Hidangan Khas Bali, Halal Dan Pasti Cocok di Lidah Semua Tamu
-
Telur Asin Salah Satunya, Ini 6 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicicipi di Brebes
-
Wow! Stadion Segiri Berubah Total Usai Direnovasi 81 Miliar, Intip Perubahannya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN