SuaraKaltim.id - Polairud Polda Kaltim mengamankan Kapal Motor Sumber Rejeki yang di Nahkodai Ashar melakukan penangkapan ikan hias dengan menggunakan bahan kimia jenis potasium atau obat bius.
Kapal tersebut diamankan pada Jumat 29 Oktober 2021 pekan kemarin, sekitar pukul 07.30 Wita. Penangkapan dilakukan diwilayah perairan Manimbora Kabupaten Berau.
Dilansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (1/11/2021), dalam kasus tersebut, sebanyak ratusan ekor ikan hias berbagai jenis turut diamankan. Di antaranya Angel Napoleon dan Buston.
Penangkapan tersebut, berawal adanya informasi yang menyebutkan, kapal dari Bali yang melakukan penangkapan ikan hias diduga dengan menggunakan bahan kimia potasium.
Tim kemudian diterjunkan dan berhasil melakukan penangkapan. Kemudian dilakukan pemeriksaan, ditemukan potasium sekitar ½ kilogram yang dikemas dalam botol plastik.
Atas kasus tersebut, pelaku dikenakan Pasal 84 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan alam kasus itu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri