SuaraKaltim.id - Polda Kaltim menerima ratusan laporan dari warga yang menjadi korban pinjaman online (Pinjol). Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo.
“Memang sejak dibuka layanan laporan sudah banyak menyampaikan pengaduan. Pelaporan banyak melalui daring” ujarnya melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (9/11/2021).
Namun dari ratusan pelaporan tersebut, tak satu pun yang datang ke Polda Kaltim membawa dua alat bukti. Karena tidak datang sehingga laporan tidak bisa dilanjutkan untuk diselidiki.
“Jadi kita undang yang bersangkutan untuk membuktikan. Tapi tidak datang, jadi tidak bisa dilanjutkan lantaran tidak ada dasar-dasar untuk dilanjutkan penyelidikan,” tuturnya.
Katanya, sejauh ini hanya dua orang yang datang langsung ke Polda Kaltim membawa barang bukti. Namun ternyata, pinjolnya bukan di Kaltim tapi ada di Jawa dan Sulawesi.
Sehingga lanjutnya, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian di Jawa dan Sulawesi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kita tetap tindaklanjuti laporannya,” tandasnya.
Adapun layanan bisa disampaikan melalui email satgaspinjolkaltim@gmail.com maupun WhatsApp 085250818182. Masyarakat juga bisa datang langsung ke Polda Kaltim.
Baca Juga: Aftech Akan Luncurkan Situs untuk Cek Pinjol Ilegal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru
-
BRI Bersinergi Dengan Danantara Pacu Ekonomi Kerakyatan, Laba Naik dan Dividen Tertinggi
-
Jaga Integritas Perusahaan, BRI Tingkatkan Deteksi Fraud dan Pengawasan Internal