SuaraKaltim.id - Pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan 3 2021 sebesar 4,51 persen. Terkoreksi sebesar -1,25 persen dibandingkan dengan kondisi pada triwulan 2 2021.
Tekanan perekonomian Kaltim pada saat itu disebabkan karena melemahnya sektor pertambangan akibat Covid-19 secara global. Meski begitu, secara kumulatif, ekonomi Kaltim tetap tumbuh positif dan tinggi dibandingkan 2020.
Dalam acara Capacity Building dan Temu Wartawan Ekonomi dan Bisnis Kaltim 2021 di Pulau Maratua Berau, Sabtu (6/7/2021), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Tutuk SH Cahyono menerangkan, ekonomi Benua Etam sempat mengalami kontraksi yang signifikan setelah terdampak pandemi Covid-19, dan melemahnya produk domestik regional bruto (PDRB) sektor industri pada 2020.
Namun, perlahan tapi pasti ekonomi Kaltim berhasil tumbuh dengan ditopang sektor andalannya tersebut. Dikatakan Tutuk, sektor ini konsisten tumbuh positif dan memberikan share besar terhadap ekonomi Kaltim. Padahal kinerja industri pengolahan dan perdagangan mengalami penurunan signifikan akibat pembatasan aktivitas pada pertengahan triwulan 3 2021.
Data Bank Indonesia, menunjukkan volume ekspor batu bara Kaltim pada triwulan 3 2021 tercatat tumbuh sebesar 19,56 persen (year on year/yoy) lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 11,45 persen (yoy).
Tumbuhnya volume ekspor batu bara Kaltim tersebut disebabkan peningkatan volume ekspor batu bara ke Tiongkok dan ASEAN yang tercatat masing-masing tumbuh sebesar 135,87 persen (yoy) dan 4,05 persen (yoy).
Ia menyebut, perbaikan kinerja pertambangan Kaltim dipengaruhi harga komoditas batu bara yang terus mencatatkan rekor harga tinggi. Hal itu sejalan dengan masih tingginya permintaan batu bara akibat pasokan global yang terbatas.
Sayangnya, kondisi ini juga menunjukkan Kaltim belum bisa lepas dari ketergantungan terhadap komoditas batu bara. Sumbangsih pertambangan batu bara terhadap ekonomi Kaltim mencapai 46,82 persen. Perlu upaya serius agar sektor yang semakin ditinggalkan ini memiliki pengganti.
Pengembangan Potensi Pariwisata Kaltim
Baca Juga: Layanan Dibuka, Polda Kaltim Terima Ratusan Laporan Korban Pinjol, Gimana Tuh?
Salah satu sektor yang tengah dilirik dan mendapat perhatian serius adalah pariwisata. Sektor ini bersama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dinilai punya potensi besar dan bakal menjadi kekuatan baru perekonomian Kaltim.
Berbeda dengan pertambangan, pariwisata memiliki peran lebih besar dalam pembangunan yang bersifat inklusif. Pembangunan yang melibatkan banyak stakeholder dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai lapisan bawah hingga atas di dalam ekosistemnya.
Di Kaltim, telah dibentuk 3 kawasan strategis pariwisata provinsi (KSPP) yang meliputi KSPP 1 Derawan dan Biduk-Biduk. Di kawasan ini, terdapat daya tarik keindahan bawah laut terbaik dunia mulai dari stingless jellyfish, whale shark, coral reef, dan lainnya. Tak cuma itu, kawasan ini juga didukung wisata budaya seperti Kesultanan Sambaliung, Kampung Dayak Kenyah, dan Budaya Bajau.
Lalu, KSPP 2 yang meliputi Samarinda, Tenggarong, dan Tanjung Isuy. Di kawasan ini terdapat daya tarik ekowisata bahari (sungai), seperti susur sungai, wisata pesut Mahakam, dan desa wisata berbasis sungai. Selain itu juga, ada lokasi budaya Kesultanan Kukar, Melayu Kutai, dan Benuaq Tanjung Isuy.
Terakhir, ada KSPP 3 yang meliputi Sangkulirang Mangkalihat. Di kawasan ini terdapat daya tarik wisata karst pegunungan dan gua yang ditujukan untuk wisatawan minat khusus. Selain itu, di lokasi ini juga terdapat desa wisata budaya manusia purba (rock art).
Kemudian ada lagi 3 kawasan pengembangan pariwisata provinsi (KPPP). KPPP 1 meliputi Samboja, Penajam, Balikpapan, dan Paser. Di kawasan ini terdapat daya tarik wisata konservasi satwa endemik Kalimantan seperti orangutan, beruang madu, dan bekantan. Selain itu ada juga wisata hutan tropis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026
-
Isu Telan Dana Rp25 M, Pemprov Kaltim Ungkap Rumah Dinas Gubernur Sebelum Renovasi
-
Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun