SuaraKaltim.id - Penikaman yang menimpa pasangan suami istri (Pasutri) di Bontang menewaskan salah satu di antaranya. Nasib malang itu menimpa sang suami.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Bontang Kuala, Kamis (2/12/2021) petang. Sang suami meninggal dengan 4 luka tusukan di tubuhnya.
Diketahui dirinya ingin menolong sang putra dari amukan sekelompok orang. Sampai dirinya meregang nyawa.
Humas Rumah Sakit Amalia, Rima Mentari mengatakan, petugas medis menangani 2 pasien dengan luka tusukan. Dia menjelaskan dua pasien itu, sepasang suami istri. Sang suami mendapat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan.
"Sempat dilakukan penindakan mas, sepuluh menit berselang mendiang SL dinyatakan meninggal, karena luka di dada sebelah kanannya," ucapnya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (3/12/2021).
Sedangkan untuk korban yang juga istri, mengalami dua luka tusuk di bagian belakang. Hingga saat ini korban tengah mendapat perawatan medis.
"Ada dua luka tusuk, di bagian punggung dan pinggangnya. Saat ini tengah mendapat perawatan medis," sambungnya.
Almarhum telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. "Sudah tadi dibawa ke rumah duka," tuturnya.
Secara terpisah, kerabat korban saat ini tengah melaporkan kejadian penikaman kepada pihak berwajib.
Baca Juga: Ada 128 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Bontang Hingga November Ini
"Saya dampingi anaknya untuk melapor ini ke Polres Bontang," ucapnya.
Menyikapi terjadinya penikaman, Kasat Reskrim Polres Bontang IPTU Asriadi mengatakan, saat ini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Anggota masih sedang melakukan penyelidikan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA