SuaraKaltim.id - Polisi sudah menangkap 3 orang terduga pelaku pengeroyokan yang berujung penikaman pada pasangan suami istri (Pasutri) warga Bontang Kuala, Kamis (2/12/2021) petang. Ketiga pelaku kini diamankan di Mako Polres Bontang untuk pengembangan kasus yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia.
Humas Polres Bontang AKP Suyono mengatakan, tiga orang tersebut tengah diperiksa dan dimintai keterangan apakah mereka terlibat atau tidak.
"Dari keterangan para saksi yang berada di TKP dan rekaman CCTV kami belum tetapkan orang tersebut sebagai tersangka," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (3/12/2021).
Ia menuturkan, ketiga pria tersebut diamankan selang 4 jam usai kejadian. Namun, hingga saat ini polisi enggan menyebutkan identitas mereka.
Ia melanjutkan, pengembangan kasus ini masih berlanjut. Berbekal keterangan ketiga pria yang diamankan, polisi masih memburu pelaku lainnya.
"Tunggu saja dulu hasil pemeriksaannya. Yang jelas 3 orang sudah diamankan. Identitas belum bisa disebar yah," katanya.
Seorang korban penikaman di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Bontang Kuala dinyatakan meninggal dunia, Kamis (2/12/2021) petang.
Korban berinisial SS meninggal dengan 4 luka tusukan di tubuhnya. Pria yang berniat menolong putranya dari amukan sekelompok orang itu merenggang nyawa.
Humas Rumah Sakit Amalia, Rima Mentari mengatakan, petugas medis menangani 2 pasien dengan luka tusukan. Dia menguraikan, dua pasien itu, sepasang suami istri. Sang suami mendapat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan.
Baca Juga: 'Uang Jajan' Cuma Diberi Rp 639 Juta, Partai Politik di Bontang Mengeluh
"Sempat dilakukan penindakan mas, sepuluh menit berselang mendiang SL dinyatakan meninggal, karena luka di dada sebelah kanannya," ucapnya.
Sedangkan untuk korban yang juga istri dari SL mengalami dua luka tusuk di bagian belakang. Hingga saat ini korban tengah mendapat perawatan medis.
"Ada dua luka tusuk, di bagian punggung dan pinggangnya. Saat ini tengah mendapat perawatan medis," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan