SuaraKaltim.id - Pipa jaringan gas (Jargas) rumah tangga di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru bocor dan mengeluarkan api, Kamis (16/12/2021) malam.
Api terlihat menyembur dari pipa jargas di halaman rumah warga. Kobaran api berusaha dipadamkan warga, namun api baru benar-benar padam setelah petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) menjinakkan api.
Kabid Pengendalian Operasional, Disdamkartan Bontang, Akhmad Rivani melalui rilisnya menyampaikan, petugas menerima laporan dari warga pada pukul 19.11 Wita. Selang tiga menit, petugas tiba di lokasi kejadian.
"Butuh 11 menit kejadian ditangani, pukul 19.25 petugas kembali ke mako," ujarnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (17/12/2021).
Dikonfirmasi terpisah, Humas PT Bontang Migas Energi, Arie Pratama mengatakan, kebocoran pipa jargas disebabkan human error.
Warga membakar sarang tawon di langit-langit rumah, sehingga percikan api dari hasil pembakaran kemudian jatuh dan mengenai pipa sambungan jargas.
"Kena pipa PE kuning yang mengarah ke sambungan kompor, kemungkinan pipa meleleh," ujarnya.
Namun, kebocoran pipa sudah ditangani petugas. Insiden ini tak menyebabkan kerusakan parah di instalasi pipa jargas.
"Tapi meterannya gak kenapa-kenapa. Dan sudah langsung disambung coupler oleh petugas," tandasnya.
Baca Juga: Jauh dari Harapan, Anggaran Penanganan Banjir Bontang Cuma 3 Persen, Pemkot Seriusan?
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'