SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sependapat dengan usulan Anggota DPRD Bakhtiar Wakkang agar mendirikan bisnis pengemasan minyak goreng skala UMKM. Bisnis ini akan dijalankan oleh pelaku usaha kecil dengan memanfaatkan bahan baku minyak goreng dari PT Energi Unggul Persada.
Wali Kota Bontang Basri Rase mengaku rencana ini sejatinya sudah lama ingin dijalankan. Hanya saja, belum bisa terwujud akibat keterbatasan produksi dari PT EUP.
Entitas Wilmar Grup ini masih memproduksi untuk kepentingan ekspor. Ke depan, pemerintah minta agar ada kuota khusus bagi pelaku usaha Bontang.
"Kita sudah punya rencana ke sana. Membangun industri rumah tangga pengelola minyak goreng. Tetapi butuh proses dan kesiapan antara penyuplai minyak curah dan kesiapan kelompok pemberdayaan masyarakatnya," kata orang nomor satu di Bontang itu, dilansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (26/12/2021).
Ia bilang rencana industri kecil pengemasan minyak sudah pernah disampaikan ke Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pada September lalu. Rencananya pula, tahun depan pemerintah mulai membahas pendirian industri mikro ini dengan serius bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan serta Dinas Ketenagakerjaan.
"Tidak bisa dipaksakan cepat. Perlahan, namun pasti. Kita mau semua masyarakat diberdayakan. Akan disusun secara teknis pelatihan produksi tersebut," terangnya.
Saat ini pemerintah sudah memberikan insentif kemudahan perizinan ke perusahaan. Ia harap, kebijakan itu berbalas dengan pemberian kuota produksi ke UMKM.
"Kita support percepatan izinnya, yang jelas komitmen. Tidak usah banyak, langkah awal bisa memberikan 5 persen hasil produksi untuk dikelola oleh kelompok swadaya masyarakat," ucapnya mengakhiri.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Jalan Hauling Bontang Lestari, Sopir Truk Auto Diburu Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026