SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dorong pemerintah desa membentuk Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dalam upaya mendukung pelestarian alam di kawasan hutan konservasi dan hutan lindung, terutama di pedesaan.
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di Samarinda, Kamis (30/12), mengatakan setelah terbentuknya LMA maka secara berkesinambungan akan dibentuk Hutan Adat (HA) dan Masyarakat Hukum Adat (MHA).
"Setelah terbentuk semua itu, maka tidak ada lagi ke depannya hutan yang dijadikan tambang, hutan yang dibakar. Semua dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat adat, termasuk pengelolaan wisata hutan," kata dia ketika menerima kunjungan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajuddin didampingi sejumlah staf DPMPD di Ruang Kerja Wagub Kaltim, melansir dari ANTARA, Sabtu (1/1/2022).
Ia mengapresiasi keberadaan dua desa yang telah terbentuk MHA. Oleh karena itu, ia meminta seluruh desa bisa membentuk LMA terlebih dahulu. Dengan adanya lembaga yang mengikat, merekalah yang menjaga hutan agar tetap lestari.
"Semoga bisa dibentuk MA dulu, baru Hutan Adat dapat diidentifikasi, kemudian MHA terbentuk. Mudahan semua bisa, jadi hutan di wilayah pedesaan terjaga dengan baik. Jauh dari penebangan dan pertambangan," ujarnya.
Kepala DPMPD Kaltim M Syirajuddin yang biasa disapa Iyad itu, menjelaskan saat ini ada dua desa yang telah terbentuk dan ditetapkan MHA, yaitu MHA Muluy, Desa Swan Slutung dan MHA Paring Sumpit, Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser.
"Membentuk itu semua ada syaratnya, yaitu mulai jelas wilayahnya, ada penduduk adatnya, ada peninggalan barang antik di wilayah hutan yang dikelola dan ada hutannya," ucapnya.
Selanjutnya, penyerahan surat keputusan penetapan status MHA itu oleh Presiden bersama dengan daerah lain.
Baca Juga: Dominan Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Kaltim 30 Desember 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla
-
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta