SuaraKaltim.id - Sebanyak 15 sekolah di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Bontang diperbolehkan menggelar tatap muka 100 persen per 10 Januari nanti.
Seluruh sekolah mulai tingkat Raudatul Athfal (RA) atau setara taman kanak-kanak, Madrasah Ibtidaiyah (MI) setingkat SD, dan Madrasah Tsanawiyah setara SMP, Madrasah Aliyah (MA) atau SMA Sederajat sudah bisa sekolah tatap muka.
Kasi Pendidikan Islam, Kemenag Bontang, HM Rais menuturkan, pada prinsipnya madrasah mengikuti kondisi di daerah. Hal itu berdasarkan dari regulasi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.
"Jadi Kementrian Agama tidak beda dengan Dinas Pendidikan," ujarnya kepada KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (7/1/2022).
Meski surat resmi belum diterbitkan, namun dari koordinasinya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) madrasah secara resmi bisa memulai pada 10 Januari 2022.
Pun persyaratan untuk belajar lengkap di sekolah selaras dengan Disdikbud dan Kemenag.
"Apalagi kondisi Bontang saat ini sudah membaik, itu kan inti dari dasar kebijakan itu kondisi Covid-19," tuturnya.
Sejumlah sekolah mulai menggelar simulasi sekolah tatap muka, Salah satunya, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang.
"Sudah mulai simulasi ibarat uji coba, tapi resminya tanggal 10 pekan depan," tandasnya.
Baca Juga: Disinyalir Ada Titipan, Dewan Bontang vs RSUD Taman Husada: Kamu Orang Siapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Kolam Bekas Tambang di Kukar Jadi Tempat Wisata usai Terbengkalai 28 Tahun
-
Ribuan Guru PPPK di Kaltim Diperpanjang Kontraknya, DPRD Janji Kawal
-
Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Hujan Petir saat Perayaan Iduladha