SuaraKaltim.id - Pemerintah India menawarkan beasiswa bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, termasuk masyarakat. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Sayid MN Fadly.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) India HE Manoj Kumar Bharti pada Selasa (18/1/2022). Sayid mengatakan, tawaran beasiswa itu karena Kota Balikpapan dianggap sangat strategis pasca Ibu Kota Negara (IKN) akan dipindahkan ke Kaltim. Karena lokasinya tak jauh.
“Karena India merasa Balikpapan menjadi salah satu kota penting di Indonesia setelah dipindahkannya Ibu Kota Negara ke Kaltim,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Menurutnya, Pemerintah India mempersilahkan ASN maupun masyarakat Kota Balikpapan jika ingin menempuh pendidikkan di negara yang dikenal dengan Sungai Gangganya itu.
“Yang berminat untuk menempuh pendidikkan di India, terutama pegawai pemerintah secara gratis melalui beasiswa dari Pemerintah India silahkan. Ada 26-27 bidang yang ditawarkan untuk pegawai pemerintah tanpa dipungut biaya sepersen pun,” jelasnya.
Sementara Manoj Kumar Bharti juga memberikan tanggapan. Ia dengan senang hati mempersilahkan hal tersebut, bahkan ia membolehkan untuk melihat langsung ke website Dubes India. Ia memastikan banyak program-program beasiswa yang bagus, termasuk jurnalistik.
“Bisa mengecek di website kami soal beasiswa. Ada juga bidang jurnalistik memang khusus untuk media. Tidak dikenakan biaya apapuan, semua dibiayain Pemerintah India. Silahkan a disebarluaskan, supaya semua bisa mendaftar ada program IPTEK, siapapun biasa tidak aanya ASN, banyak program,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'