SuaraKaltim.id - Badan Intelijen Negara (BIN) Kaltim terus menggelar percepatan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 6-11 tahun. Kali ini, BIN Kaltim menyasar 415 pelajar dari Sekolah Dasar 004 Bontang Barat.
"Ini penyuntikan lanjutan. Kami menyiapkan 500 dosis Sinovac," kata Koordinator Wilayah BINDA Bontang Nikolaus, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (26/1/2022).
Menurutnya, percepatan vaksinasi di Bontang perlu terus digalakkan. Walaupun, realisasi penyuntikan untuk usia dini di Bontang sangat baik, dengan capaian 16.018 anak untuk dosis 1 dari target 18.088.
Tapi, hasil itu perlu disempurnakan hingga 100 persen, sambung Niko, apalagi beberapa pekan belakangan tren kasus positif kembali naik.
"Yang paling baik dilakukan selain prokes adalah vaksin, maka penting untuk terus didorong," bebernya.
Sementara itu, dr Johanes dari Puskesmas Bontang Barat menjelaskan kerja sama vaksinasi dengan Binda Kaltim sangat membantu pihaknya.
Mengingat, Dinas Kesehatan (Diskes) memiliki target 100 persen cakupan vaksin secara menyeluruh di akhir tahun ini.
"Tentu kami berterima kasih, dengan ada BIN mempermudah penyaluran vaksinasi baik itu untuk masyarakat umum maupun anak-anak kita," pungkasnya.
Baca Juga: Ada Tiga Alasan Jakarta Dipilih Gelar Agenda G20 Meski Kasus Covid-19 Melonjak
Berita Terkait
-
Belasan RT Terendam Banjir, DPRD Sindir Rombongan Pemkot Bontang 'Studi Banding' di Jatim: Keuangan Sedang Sulit
-
Banjir Terparah di Kota Bontang, 15 RT Terendam Selama 18 Jam, Wali Kotanya 'Pelesiran' ke Jatim
-
Wali Kotanya 'Dinas' ke Jatim, Warga RT 33 Api-api Bontang Bangun Turap Darurat dari Karung Pasir Buat Hadang Banjir
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas