SuaraKaltim.id - DPD Partai Gerindra Kaltim secara resmi melayangkan laporan ke Polda Kaltim, terkait pernyataan yang di lontarkan Edy Mulyadi. Laporan dibuat Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kaltim Bagus Susetyo yang didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Balikpapan Muhammad Taqwa serta kuasa hukumnya.
Hal tersebut didasari adanya ujaran yang dianggap menghina warga Kalimantan. Serta, hinaan kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Edy Mulyadi sendiri menyebut Prabowo sebagai macan yang mengeong.
“Kami merasa terhina. Prabowo itu merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, jadi ini adalah bukti kecintaan dan kepedulian kami bahwa Prabowo yang jelas sudah menjadi seorang negarawan, dengan tidak ada etika disebut Edy dengan statmenya yang tidak baik,” ujar Bagus Susetyo melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (28/1/2022).
Menurutnya, ucapan Edy tanpa dasar, sehingga pihaknya merasa keberatan. Mereka menganggap Edy menuduh Menteri Pertahanan itu seolah-olah penetapan IKN ini terjadi kolerasi dengan pemerintah.
“Kami berharap rekan-rekan di Polda Kaltim segera menindaklanjuti laporan ini,” tutupnya
Tag
Berita Terkait
-
DPC Partai Gerindra Kabupaten Temanggung Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi
-
Pemuda Lintas Agama Kaltim Kembali Desak Polri Tangkap Edy Mulyadi, Daniel A Sihotang Sebut Bukti Laporan Sudah Banyak
-
Bareskrim Polri Pastikan Edy Mulyadi Hadir Dalam Pemanggilannya Jumat Besok, Ahmad Ramadhan: Bersedia Diperiksa
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket