SuaraKaltim.id - Warga lima RT di Kelurahan Karang Joang, Kilometer 15 Balikpapan Utara menutup akses masuk ke Kebun Raya Balikpapan (KRB). Penutupan jalan tersebut dilakukan karena warga kesal.
Kekesalan itu lantaran jalan longsor di wilayah tersebut tak kunjung diperbaiki. Padahal sudah setahun dilaporkan ke DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
“Kita bukan menutup jalan ya, tapi kita meminta supaya Pemerintah tahu bahwa jalan ini sudah rusak, dampak longsor ini paling tidak segera dikerjakan,” ujar Ketua RT 34 Djumali, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (28/1/2022).
Ia mengakut tidak ada niatan untuk menutup jalan. Namun, hal itu perlu dilakukan agar Pemkot Balikpapan tahu maksud dan tujuan masyarakat.
Baca Juga: Masih Tertimbun Longsor, Jalan Menuju Objek Wisata Mandeh Pesisir Selatan Belum Bisa Dilewati
Sekali lagi ia menegaskan, tujuannya hanya untuk meminta agar Pemkot Balikpapan memperbaiki jalan tersebut. Agar tak memberikan dampak meluas lainnya.
Ia mengatakan, saat ini dampak longsor tersebut sudah berimbas pada rumah-rumah warga. Karenanya, mereka sepakat menutup jalan, agar tak semakin parah longsornya.
Namun ia memastikan, hanya kendaraan besar yang dilarang. Sedangkan untuk kendaraan biasa masih diperkenankan melintas. Lima RT yang sepakat menutup jalan yakni RT 33, 34,35,36,37 dan 61
“Sebabnya ini semua rumah ini sudah longsor sudah semua rusak. Paling tidak yang kelas-kelas berat yang ringan tidak, kita tidak akan menutup ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia menjelaskan, sebenarnya sudah pernah rapat dengan DPRD, Camat maupun Lurah setempat. Termasuk diusulkan melalui Musrembang. Hanya saja hingga kini belum ada realisasi apapun.
Baca Juga: Serahkan Santunan Korban Longsor Kota Semarang, Mensos Risma Minta Masyarakat Waspada
“Dulu kita sudah pernah rapat, setahun yang lalu, waktu Musrenbang juga sudah usulkan. Belum pernah diperbaiki jalan longsor, mudah-mudahan anggaran tahun ini dikerjakan,” harapnya.
Berita Terkait
-
Bencana Mengerikan di Sukabumi, BNPB: 5 Orang Tewas, Ratusan Rumah Rata dengan Tanah
-
Tragedi Gunung Botak, 7 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor
-
Ngeri! Banjir Terjang Perumahan Depok, Turap Longsor Jebolkan Rumah Warga!
-
Banjir Bandang Melanda Sukabumi, 91 Ribu Jiwa Terdampak
-
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Puncak Bogor Hingga Jembatan Putus
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN