SuaraKaltim.id - Pasca Kota Balikpapan ditetapkan zona merah oleh Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Pemerintah Kota (Pemkot) langsung membatasi kegiatan masyarakat.
Dalam tiga hari terakhir, lonjakkan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan dikabarkan sangat tinggi. Yakni pada Minggu (30/1/2022) sebanyak 13 kasus, Senin (31/1/2022) sebanyak 23 kasus dan Selasa (1/2/2022) kemarin 40 kasus.
Hal itu menyebabkan akan adanya pembatasan di wilayah Balikpapan. Namun, pembatasan itu tak secara rinci dijelaskan oleh pemimpin Kota Minyak, Rahmad Mas'ud.
“Ya ada pembatasan walau pun tidak pembatasan yang dramatis, tapi yang jelas ada pembatasan-pembatasan yang kita lakukan,” ujar Wali Kota Rahmad Mas’ud, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Dia mengatakan, pembatasan tersebut sebagai langkah antisipasi meluasnya penularan Covid-19. Ia berharap apa yang dilakukan bisa menekan penularan virus yang sudah memiliki 11 varian tersebut.
“Tujuannya untuk menekan penularan yang lebih besar lagi lebih baik kita mencegah dari pada kita mengobati,” ucapnya.
Menurutnya, kebijakkan pembatasan yang dilakukan yakni jam ditempat-tempat umum untuk kembali diatur. Termasuk jumlah kehadiran. Namun dia memastikan tak ada penutupan.
“Nanti dikeluarkan melalui surat edaran , termasuk pemberlakukan di tempat-tempat umum ya jam-jamnya, termasuk pemberlakuan berapa persen. Bukan berarti ditutup hanya ada pemberllakuanj dan syaratnya juga untuk prokes di perketat,” jelasnya.
Sementara untuk pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah juga diatur yakni bagi siswa yang belum vaksin dua kali tidak diperkenankan ikut. Hanya mengikuti melalui virtual.
Baca Juga: Balikpapan Zona Merah (Lagi), Rahmad Mas'ud Langsung Keluarkan Aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
“Termasuk PTM tetap tapi bagi ada sdekolah yang ditemukan positif kelasnya yang akan ditutup selama 5 hari. Yang vaksin belum dua kali di larang PTM sekolah siswa,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan