SuaraKaltim.id - Pedagang Pasar Citramas Kelurahan Lok Tuan masih belum direlokasi. Padahal, pengerjaan pasar sudah rampung sejak 17 Desember 2021 lalu.
Harapan pedagang Pasar Taman Citra Mas Lok Tuan, juga masih belum diberikan kepastian soal kepindahannya ke tempat baru. Harusnya, di awal tahun 2022, pedagang sudah bisa menggunakan pasar yang terdiri dari 2 bangunan dan memiliki 556 lapak.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Kamilan mengatakan, relokasi belum dilakukan lantaran masih banyak sisa material pembangunan.
“Masih ada sisa material pengerjaan bangunan. Jadi harus dibersihkan dulu, setelah itu baru bisa ditempati," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (6/2/2022).
Rencananya, Pasar Citra Mas Lok Tuan akan dibersihkan Senin (7/2) besok. Bahkan, ia mengatakan, masih diperlukan beberapa pembenahan.
Sembari menunggu, Diskop-UKMP juga akan melakukan pengundian lapak bagi pedagang. Berdasarkan data ada 405 jumlah pedagang yang memiliki kios dan 78 pengemper.
"Jumlah itu lah yang akan mendapat lapak. Tidak ada perubahan sampai sekarang. Pengundian dulu baru pemindahan," ucapnya.
Salah satu pedagang yang memiliki kios di Pasar Citra Mas, Ahmad hingga kini belum menerima jadwal kapan pengundian lapak.
Dirinya juga berharap, agar pengundian dilakukan secara transparan tanpa tebang pilih. Sejatinya, pedagang tentu memiliki harapan agar segera direlokasi ke lokasi yang layak.
Baca Juga: Akibat Turap Longsong, Rumah Aseri di Kelurahan Gunung Elai Nyaris Ambruk
"Belum ada informasi kapan ada jadwal pengundian. Yang jelas saya menanti dan bisa transparan serta adil," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi