SuaraKaltim.id - Sebanyak 72 desa di Kabupaten Paser pada tahun ini akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Hal itu disampaikan Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Paser, Finandar Astaman.
"Saat ini masih disusun regulasinya," katanya, melansir dari ANTARA, Jumat (11/2/2022).
Menurutnya, setelah regulasinya selesai maka baru menetapkan waktu pelaksanaannya. Ia menyebutkan hal itu terjadi pada bulan kesepuluh nanti.
"Insya Allah tahun ini pelaksanaannya, diperkirakan Oktober mendatang," ujarnya.
Ia mengemukakan 72 desa yang akan menggelar Pilkades adalah desa-desa yang pada 2023 telah habis masa jabatan kepala desanya. Masa jabatan itu akan berakhir pada Februari 2023.
"Untuk 72 desa itu kepala desanya habis masa jabatannya. Jadi pelantikan kepala desanya dilaksanakan setelah habis masa jabatan mereka," jelasnya.
Regulasi yang sedang disusun DPMD Paser, katanya, menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, seperti bagaimana penerapan protokol kesehatan tetap dikedepankan.
Berikut 72 desa di Kabupaten Paser yang akan menggelar Pilkades 2022, Kecamatan Tanah Grogot ada 9 desa, Kecamatan Pasir Belengkong sebanyak 7 desa, Kecamatan Kuaro sebanyak 3 desa, Kecamatan Long Ikis sebanyak 7 desa, Kecamatan Long Kali sebanyak 12 desa.
Kecamatan Batu Sopang sebanyak 4 desa. Kecamatan Muara Komam sebanyak 11desa. Kecamatan Muara Samu sebanyak 5 desa. Kecamatan Batu Engau sebanyak 7 desa. Kecamatan Tanjung Harapan sebanyak 7 desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa