“Nah di TKP itu seperti ada bekas galian tanah yang ada airnya, disitu posisi pelaku membantu menguras air tapi dilihat warga lain kayak gak niat mau bantuinnya,” lugasnya.
Kecurigaan semakin menguat saat pelaku kemudian kembali menunjukkan gelagat untuk mengecoh. Sarip Arman sempat mengaku ingin buang air besar di perkebunan pisang tersebut.
“Bahkan saat ditanya ngapain di lokasi itu. Pelaku justru beralasan ingin buang air besar. Padahal, rumahnya hanya sekitar 60 meter dari lokasi,” tambahnya.
Petugas pun mendatangi tempat pelaku berdiri, dan selanjutnya melakukan penggalian. Di titik tepat pelaku berdiri tersebut petugas menemukan jasad korban.
“Disitu emosi spontan masyarakat muncul, pelaku pun jadi bulan-bulan dipukulin sampai akhirnya dilerai warga lainnya,” ujar Ketua RT 9 Ambarawang, La Ega.
Dia menyebut, pelaku diamankan ke rumahnya agar menghindari amukan warga yang lebih beringas. Sambil pihaknya berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas dan Polsek setempat.
“Saya amankan dan sempat juga saya tanyai, apa betul kamu yang bunuh AM, pelaku jawab iya dan setelah dibunuh sempat diperkosa juga,” katanya.
Siapa Sarip Arman?
Sosok Sarip Arman, pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap AM di mata tetangga dan masyarakat dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak ada permasalahan dengan siapapun, termasuk dengan pihak keluarga korban.
“Sebenarnya tidak ada masalah, bagus saja. Dia suka ikut bantu warga membangun sarang burung, membakar batu bata dan lainnya,” terangnya.
Dia menerangkan, pelaku merupakan warga setempat. Orangtuanya merupakan orang asli Amborawang yang pindah ke Balikpapan.
“Itu domisili sementara KTP-nya Balikpapan. Orangtuanya dulu asli sini. Jadi statusnya pindah ke Balikpapan. Di sini sudah lama, termasuk sarang burung dia yang jagain,” tandasnya.
“Pelaku sudah tidak mempunyai istri dan tinggal di rumahnya hanya seorang diri sambil menunggu rumah walet milik orangtuanya,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Video Penangkapan Sarip Arman Viral di Medsos, Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis 14 Tahun di Samboja Kukar
-
Ironi, 6 Fakta Penemuan Jasad AM, Gadis 14 Tahun yang Dibunuh dan Jasadnya Disetubuhi Lalu Dikubur di Kebun Pisang Kukar
-
Tragis! Kapolsek Samboja AKP Adyama Baruna Pratama Beberkan Kronologi Pembunuhan AM di Perkebunan Pisang Kukar
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud