SuaraKaltim.id - Rencana relokasi pedagang Pasar Citra Mas Loktuan ke gedung baru sebelum bulan Ramadan batal. Pemerintah mengaku tak punya anggaran untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak.
Kepala Diskop-UKMP Kamilan mengatakan, ada total 18 item yang masih diperlukan pembenahan. Seperti, atap pasar beserta langit-langit bangunan rusak akibat diterjang angin kencang.
Lampu di beberapa tempat sudah hilang, tempat parkir yang masih belum sempurna. Kemudian, pintu rolling door yang macet dan sulit dibuka, saluran pembuangan air yang rawan terhadap sumbatan karena terdapat banyak sambungan pipa yang kecil.
Selanjutnya, bagian keamanan seperti antisipasi kebakaran harua memiliki hydrant, akses pintu masuk yang harus berbeda arah, dan fasilitas keamanan berupa pantauan CCTV.
"Bagaimana mau cepat dibereskan kalau anggaran tidak ada. Pedagang tentu belum bisa dipindah sebelum ready semua," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (10/3/2022).
Untuk akses keluar dikatakan Kamilan dirinya mengaku sudah melakukan koordinasi kepada PT KIE sebagai pemilik lahan yang berada di samping bangunan pasar agar bisa digunakan bagi pedagang dan pembeli.
Selanjutnya, memenuhi kebutuhan 18 item itu Diskop-UKMP mengestimasikan anggaran yang harus tersedia senilai Rp 350 juta. Kamilan memastikan setelah seluruh infrastruktur rampung diperbaiki.
Proses relokasi akan berjalan dan dibarengin dengan pengundian lapak. Metodenya tetap memprioritaskan pedagang lama dan yang menjadi korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu yang lalu.
"Yang urgent sebenarnya saluran air yang segera dibenahi. Karena spek pipa antara satu saluran dengan sambungan tidak konek. Kita tidak tahu bagaimana perencanaan sebelumnya itu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur