SuaraKaltim.id - Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan food estate atau program menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pengembangan itu untuk menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang direncanakan pindah mulai 2024 nanti.
Program food estate menurut Kepala Dinas Pertanian (Distan) PPU Mulyono merupakan, program Kementan sebagai usaha pengembangan kawasan lumbung pangan agar lebih maju dan mandiri. Pembinaan di tiga desa untuk pengembangan food estate di PPU telah dilakukan, baik berupa penyuluhan maupun kunjungan langsung.
Potensi lahan untuk mengembangkan food estate di wilayah Benuo Taka tersebut dipetakan dan tersebar di Desa Gunung Mulia, Gunung Intan dan Desa Sebakung Jaya.
"Potensi sesuai jatah luas lahan pengembangan food estate pertama dipetakan dan sudah disiapkan di tiga desa," ujarnya, menyadur dari ANTARA, Sabtu (26/3/2022).
"Mengembangkan food estate awal di atas lahan dengan luas 1.500 hektare, dan diharapkan dapat bertambah luas," ucapnya.
Katanya, PPU pada tahun pertama menyiapkan sekitar 1.500 hektare lahan pertanian khusus tanaman padi untuk pengembangan food estate. Pada tahun ini, ia sebut merupakan tahun pertama pengembangan program food estate dari Kementan di PPU.
Ia menyebut, saat ini proses pengembangan food estate di wilayah PPU memasuki perjanjian kerja sama dengan sejumlah pihak terkait. Ia menjelaskan, pembiayaan untuk mengembangkan food estate ditanggung pemerintah pusat, pemerintah provisi, pemerintah kabupaten dan pihak swasta sesuai perjanjian kerja sama.
"Food estate merupakan kegiatan prioritas nasional, terutama mendukung percepatan pembangunan IKN Indonesia baru bernama Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Mobil Bekas 7-Seater Nyaman untuk Pensiunan dan Lansia, Harga 100 Jutaan
-
Perputaran Uang dari Fesyen di Kaltim Tembus Rp2,79 M Sepanjang 2025
-
Kaltim Percepat Program Cetak Sawah Baru 20.000 Hektare
-
3 Mobil Keluarga Bekas dari Suzuki yang Irit, Kuat Nanjak dan Gesit di Tikungan
-
Lubang Tambang Lebih Dalam dari Sungai, DAS Kelai Berau di Ambang Bencana