SuaraKaltim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal itu disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri ketika rapat bersama Komisi III DPR RI.
Menurutnya, pembentukan Satgas itu bukan cuma mengawal proses pembangunan IKN Nusantara saja. Tapi juga untuk membuat proses pembangunan IKN Nusantara dilakukan secara transparan.
“Kami ingin sampaikan Pak, kajian terhadap penataan ruang IKN ini kami lakukan dan sekaligus juga sampaikan KPK membentuk satgas dalam rangka mengawal terlaksananya program pembangunan IKN,” kata mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) itu, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (31/3/2022).
Ia mengatakan, Satgas akan mengawal proses pembangunan IKN. Mulai dari tahap persiapan pemindahan, sampai pemanfaatan aset dari Jakarta ke Bumi Mulawarman.
Harapannya, tak ada kerugian apapun yang dialami Bumi Pertiwi karena pemindahan IKN tersebut. Mega proyek pembangunan IKN memang banyak dikhawatirkan.
“Mulai dari penyiapan, persiapan, pemindahan, pemerintahan, maupun pemanfaatan aset yang ada sebagai milik negara (akan diawasi Satgas),” tandasnya.
Terbaru, Bambang Susantono selaku Kepala Otorita IKN Nusantara mendatangi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyampaikan beberapa aspek untuk membuat pembangunan IKN Nusantara bisa berjalan lancar.
Ketiga aspek itu ialah perencanaan, pelaksanaan, hingga regulasi. Ia juga menyatakan, kini pemerintah sedang menyelesaikan sejumlah peraturan yang mendukung pembangunan IKN Nusantara.
Baca Juga: Biaya Pembangunan IKN Nusantara Ternyata Kurang, Butuh Dana Urunan Masyarakat
Berita Terkait
-
Rangkuman Berita Kritik Hadi Mulyadi soal Crowd Funding IKN: Didukung Warganet, Sebut Kaltim Terbuka bagi Pendatang
-
Dukung Pemindahan IKN, Hadi Mulyadi Sebut Bumi Mulawarman Terbuka Bagi Pendatang
-
Luhut Binsar Ajak Singapura Bekerja Sama Dalam Pengembangan Food Estate dan Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini