SuaraKaltim.id - Memasuki bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, keberadaan Pasar Ramadan tak luput menjadi sasaran warga untuk berburu menu berbuka puasa. Hanya saja untuk di wilayah Balikpapan Barat, belum ada terlihat pengelolaan pasar Ramadan yang berskala besar.
Camat Balikpapan Barat, Muhammad Arif Fadhilah mengatakan, untuk pasar Ramadan sudah ada aturannya dari Pemkot Balikpapan. Yakni sama dengan tahun lalu, harus dapat rekomendasi dari pihak kecamatan setempat.
“Karena ini aturan baru ditertbitkan, kami terus mensosialisasikan kepada yang biasa melaksanakan pasar Ramadan seperti plaza kebun sayur,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (1/4/2022).
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada pihak yang mengajukan perizinan mendirikan pasar Ramadan, kalau tahun lalu biasanya plaza kebun sayur dan di lapangan foni ada pasar ramadan yang dilakukan secara kolektif.
“Kalau secara personel atau mandiri silahkan saja dengan mematuhi aturan dan tidak perlu izin, yang berizin kalau mereka lakukan secara kolektif dan dalam jumlah besar,” katanya.
“Yang paling penting juga harus menjaga jarak dan prokes karena kondisinya saat ini masih pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan