SuaraKaltim.id - Stok bahan pangan berbagai komoditas di Bumi Mulawarman diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri 1443 H. Bahkan katanya stok bahan pangan bisa cukup sampai pascalebaran, sehingga masyarakat diingatkan tidak perlu panik.
"Secara umum, ketahanan stok bahan pangan kita cukup baik itu komoditas beras, telur ayam, daging ayam ras, daging sapi, dan lainnya," ujar Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana, melansir dari ANTARA, Senin (11/4/2022).
Untuk beras misalnya, dia menyebut pasokan yang ada sebanyak 24.935 ton per Senin lalu. Sementara kebutuhan masyarakat Kaltim yang jumlahnya sebanyak 3.859.753 jiwa, membutuhkan beras sebanyak 6.822,9 ton per minggu.
Meski stok beras di Benua Etam cukup untuk 4 minggu atau hingga selesai lebaran mendatang, namun dia bekerjasama dengan pihak terkait dan distributor tetap mendatangkan beras secara berkala sebelum stoknya menipis.
"Beras tidak distok terlalu banyak karena berbagai alasan, seperti beras dikhawatirkan menjadi rusak yang bisa mempengaruhi aroma, rasa, dan harga, kemudian gudang atau tempat penyimpanannya pun terbatas, sehingga pemesanannya dilakukan berkala," jelasnya.
Dia melanjutkan, stok sebanyak itu tersebar pada 10 kabupaten/kota di Kaltim. Sementara, banyaknya barang menyesuaikan dengan jumlah penduduk. Sehingga stok beras dan komoditas lainnya terbanyak berada di Kota Samarinda dan Balikpapan.
Sementara Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan M Alimuddin menambahkan, bahan pangan lain yang stoknya masih banyak adalah daging sapi beku, yakni diprakirakan masih sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 11 pekan.
"Untuk daging sapi beku, pasokan yang ada sebanyak 438 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat terhadap daging beku hanya 37,4 ton per pekan," bebernya.
Kemudian stok gula pasir sebanyak 13.821 ton, sementara kebutuhan masyarakat sebanyak 5,5 ton per pekan, daging ayam ras sebanyak 4.407 ton, sementara kebutuhan konsumsi masyarakat sebanyak 733,4 ton per pekan.
Baca Juga: Jadwal Berbuka Puasa Kota Balikpapan dan Sekitarnya Minggu 10 April 2022 Lengkap dengan Waktu Salat
Telur ayam ras sebanyak 5.486 ton dengan kebutuhan konsumsi masyarakat sebanyak 9.881 ton per pekan, sehingga masih kurang 4.395 ton, namun ia bersama distributor dan pihak lain sudah memesan kekurangannya.
Untuk kedelai, pasokannya sebanyak 218 ton dengan kebutuhan konsumsi hanya 3,9 ton per pekan, cabai merah keriting sebanyak 341 ton dengan kebutuhan konsumsi 77,2 ton per pekan.
"Cabai rawit merah sebanyak 259 ton dengan kebutuhan konsumsi sebanyak 154 ton per pekan. Data komoditas ini selalu bergerak setiap hari karena ada banyak komoditas yang didatangkan harian sesuai pesanan distributor," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
4 Sepatu Running Lokal yang Populer, Nyaman Maksimal buat Lari Harian
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim