SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengingatkan, bahwa LPG 3 kilogram hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin (gakin) dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Pasalnya, Direktur Utama PT Pertamina Wicke Widyawati menyebut LPG 3 kilogram justru digunakan oleh 93 persen warga Indonesia. Kondisi itu yang menyebabkan di banyak daerah harga LPG 3 kilogram mahal. Bahkan, terkadang sulit dicari.
“Artinya, subsidi harus dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerima,” ujar Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltim HM Yadi Robyan Noor, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (10/4/2022).
Namun ia menyatakan, untuk stok LPG 3 kilogram stoknya masih mencukupi. Hanya saja kembali ia mengingatkan, stok tersebut dikhususkan untuk masyarakat yang berhak. Karena LPG 3 kilogram merupakan subsidi.
“Yang pasti, kuota selalu lebih. Harapan kita masyarakat yang berhak saja yang membeli. Yang tidak berhak jangan beli gas bersubsidi lah,” ucapnya.
Untuk tahun ini Pemerintah menggelontorkan subsidi BBM dan LPG sekitar Rp77,5 triliun. Karenanya, pihaknya akan menggelar operasi pasar jika terjadi kelangkaan.
“Estimasi stok cukup tersedia hingga 20 hari ke depan. Kami siap operasi pasar bila ada daerah yang defisit berat,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Kinerja Gubernur Memprihatinkan, Sejumlah Tokoh Kaltim Bakal Bertemu Prabowo
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit