SuaraKaltim.id - Sebanyak 462 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Kota Bontang menerima suntikan vaksin booster pada, Kamis (21/4/2022) pagi kemarin. Program vaksinasi itu dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kaltim.
Dengan begitu, diklaim dapat dipastikan seluruh kelompok bisa mendapatkan vaksin termasuk warga binaan di Lapas. Hal itu disampaikan Koordinator Wilayah BINDA Kaltim untuk Kota Bontang, Nikolaus. Ia mengatakan selain vaksin, dirinya juga memberikan souvernir berupa bingkisan untuk para WBP.
"Tentunya WBP merupakan sasaran kami dalam pemberian vaksin. Untuk memastikan sebaran virus Covid-19 tidak ada," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (22/4/2022).
Dikonfirmasi di lokasi yang sama,Kepala Lapas Kelas II A Bontang Ronny Widiyatmoko, mengatakan untuk WBP meski dalam satu lingkup harus di vaksin.
Adapun untuk penyuntikan hari ini menyasar 462 WBP. Artinya dari jumlah lebih 1300 WBP, setengah diantaranya sudah disuntikkan vaksin. Targetnya, vaksinasi Booster dapat tercapai 100 persen bagi WBP.
"Targetnya bisa tercapai 100 persen. Meski berjalan secara bertahap," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Heboh Mobil Dinas Gubernur Kaltim di Tengah Efisiensi, Prabowo: Kita Selidiki Semua
-
Kritik Tajam Prabowo soal Mobil Dinas Rudy Mas'ud Rp8 M: Mobil Presiden Rp1 Miliar
-
Penumpang Arus Balik di Terminal Samarinda Melonjak Dibanding Arus Mudik
-
BRILink Rieche Endah Jadi Bukti Komitmen BRI untuk Dorong Inklusi Keuangan
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda