SuaraKaltim.id - Korban Kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo pada Sabtu (23/4/2022) sekira pukul 00.10 Wita dini hari berdomisili di Kelurahan Loktuan.
Saat ini jenazah korban masih berada di RS Amalia. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemuda ini mengendarai motor Honda Beat dari arah bundaran sintuk menuju Jalan Tembus.
Pemotor menabrak truk crane milik Dinas Perhubungan (Dishub) yang sedang memperbaiki Penerangan Jalan Umum (PJU). Tabrakan ini menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria berinisial R warga Jalan RE Martadinata Kelurahan Loktuan, sesuai identitas di STNK motor yang dikemudikan.
"Sepupu keluarga sudah di RS Amalia untuk mengurus jenazah korban," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (23/4/2022).
Seluruh petugas dan truk Dishub saat ini sudah diamankan di Mako Polres Bontang untuk dimintai keterangan. Hingga berita ini diturunkan keluarga korban sudah berada di RS Amalia dan selanjutnya akan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Sementara, awak media tengah mencoba meminta konfirmasi kepada Dishub Kota Bontang namun belum mendapat jawaban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Terkini
-
Demo 21 April Bakal Picu Kemacetan, Polisi Samarinda Siapkan Pengalihan Lalu Lintas
-
Bambang Widjojanto Duga Demo 21 April di Kaltim Ditunggangi: Seolah Suara Rakyat
-
Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
-
Bukan Urusi Demo, Tim Ahli Gubernur Kaltim Diminta Benahi Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan