SuaraKaltim.id - Dua orang pria terlibat pertikaian hingga menyebabkan korban mengalami luka tusuk. Beruntung luka yang dialami korban tak fatal. Ia mendapat luka tusukan di bagian paha dan bokong usai diserang pelaku.
Tersangka penganiayaan inisial DS (40) nekad melukai korban akibat persoalan rumah tangga. Korban disinyalir memiliki hubungan gelap dengan istri DS.
Hubungan antara korban, AR (35) dengan istri pelaku sejatinya tengah dirundingkan. Kedua keluarga bersepakat menyelesaikan persoalan ini melalui musyawarah.
Namun, pelaku merasa mufakat tak menuntaskan persoalan ini. Seusai perundingan, rupanya tersangka mengikuti korban hingga ke rumahnya korban yang berada di Jalan Ir Soekarno Hatta, Bontang Barat.
Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, melalui plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan, tersangka menyerang korban.
Korban yang panik berusaha lari, hanya saja langkahnya terhenti hingga jatuh. Saat tersungkur, pelaku menghujamkan sajam ke korban mengenai paha dam bokongnya.
"Jadi mereka sepertinya punya masalah rumah tangga dan antara korban dan isteri pelaku mungkin punya hubungan. Jadi tersangka tidak terima dan menusuk korban memakai badik," kata Iptu Mandiyono, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (25/4/2022).
Kini tersangka sudah diamankan beserta barang bukti sebilah badik dan digelandang ke Mako Polres Bontang. Terhadap tersangka polisi menjatuhi pasa yang pasal 351 KUHPidana dan atau pasal 2 ayat 1 UUDrt No 12 tahun 1951.
"Ancaman penjara maksimal 10 tahun," pungkasnya.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Bontang dan Sekitarnya, Minggu 24 April 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA