Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 08 Juni 2022 | 21:01 WIB
Andhika Kurniawan saat mengenakan seragam Borneo FC. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Sepekan jelang bergulirnya turnamen pramusim bertajuk Piala Presiden 2022, Manajemen Borneo FC Samarinda justru harus melepas satu pemainnya, yakni Andhika Kurniawan.

Hal itu disampaikan asisten manajer, Farid Abubakar. Dia menyatakan, ada sehingga pemain yang berposisi sebagai stopper itu dan telah dua musim bersama Borneo FC itu dilepas.

“Salah satunya kami memikirkan soal masa depan Andhika. Selama di Borneo FC, dia sangat jarang mendapat menit bermain. Ini sangat tak bagus buat Andhika sebagai pemain bola,” ujar Farid dilansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (8/6/2022).

Menurutnya, pemain yang sempat berseragam Persiraja Banda Aceh itu dilepas bukan karena tak punya kemampuan bersaing dengan pemain lain. Namun, pelatih punya pertimbangan lain.

Baca Juga: Gerard Artigas dan Aaron Evans Bergabung, Berikut Ini Prediksi Formasi Persis Solo di Piala Presiden 2022

“Andhika masih muda dan masa depannya masih panjang. Kami berpikir daripada di Borneo FC hanya jadi pemanas bangku cadangan, lebih baik dia kami lepas agar bisa mencari tim baru,” ucapnya.

Musim lalu Andhika sendiri sempat dipinjamkan ke Persiraja Banda Aceh bersama Arya Gerryan Senyiur. Sayang, keduanya gagal menyelamatkan Persiraja dari jurang degradasi.

“Yang jelas kami ucapkan terima kasih kepada Andhika atas kebersamaannya dua tahun terakhir. Semoga di musim ini mendapatkan tim untuk melanjutkan kariernya di sepak bola Indonesia,” harapnya.

Untuk persiapan turnamen pramusim 2022, Stadion Segiri yang merupakan markas Borneo FC kini berbenah. Hingga kini, persiapan stadion kebanggaan masyarakat Samarinda itu sudah 95 persen.

Dalam perhelatan turnamen itu dilaksanakan di Kota Samarinda sebagai salah satu tuan rumah. Borneo FC berada di Tim B.

Baca Juga: Jelang Turnamen Pramusim 2022, Kesiapan Stadion Segiri 95 Persen, Segini Harga Tiket Nontonnya

Manajer Borneo FC, Dandri Dahuri Husein menyampaikan pembangunan infrastruktur tidak hanya Borneo FC yang bekerja. Namun, adanya apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda ini semua dapat terlaksanakan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun yang pihaknya sangat gencar sekali mensupport kami. Dan di pemerintahan Pak Andi Harun kesinergian antara dunia sepak bola menjadi satu kesatuan yang mulai terbangun,” ungkapnya, saat ditemui di kantor Borneo FC, Rabu (8/6/2022).

Tak hanya itu, ia juga mejelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan 4 suporter klub yang akan berhadapan dengan Borneo FC. 

“Saya nanti malam akan bertemu dengan para suporter untuk mengatur simulasinya seperti apa. Dan saya tegaskan jangan lari dari konotasi ketakutan akan ada keributan tapi harus tetap kita jaga, jadi yang diutamakan adalah tali silaturahmi antar supoter,” jelasnya.

“Dan yang paling penting dengan adanya turnamen ini yang di mana kita (Borneo FC) sebagai tuan rumah, pergerakan ekonomi di daerah stadion kita akan bergerak,” sambungnya.

Disinggung mengenai harga tiket untuk menonton pertandingan pramusim 2022, ia membeberkan sesuai dengan hasil rapat ditetapkan harga tiket untuk VIP senilai Rp 150 ribu dan untuk tiket ekonomi senilai Rp 75 ribu.

“Waktu kami lempar harga tiket VIP sebesar Rp 175 ribu dan Rp 150 ribu di ekonomi memang sempat terjadi pro dan kontra. Namun karena tahapan komunikasi yang aktif akhirnya terilis lah harga tiket yang baru,” bebernya.

Kendati itu, ia berharap ini harga tiket tersebut jangan dijadikan sebagai polemik, karena 4 tim ini akan di tanggung dan ini adalah kewajiban yamh dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Load More