Namun sesampai di depan Bank Mandiri atau Polsek Balikpapan Utara, rem sudah tidak berfungsi dan truk tronton melaju tanpa kendali dan menabrak puluhan kendaraan di depannya yang sedang berhenti pada saat traffick light Muara Rapak warna merah.
Truk melibas lima mobil yakni mobil Daihatsu Ayla warna merah dari Samarinda dan belasan motor, dua angkot, satu pikap dan satu mobil Triton. Yang paling tragis Ayla, ditabrak dan didirong truk sekitar 150 meter dan mengarah ke jalur berlawanan yang kebetulan sepi dan baru berhenti di samping masjid Al Munawwar.
Mobil Ayla paling tragis, ringsek nyaris gepeng. Namun ada keajaiban, seorang balita di dalamnya bernama Azka (4) selamat, tidak mengalami luka. Sedangkan ayahnya Muhamad Yamin (40) putus tangan kanan kondisi kritis di ruang ICU 3 RS Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, ibunya Marwiyah (40) patah kaki kanan, kritis RSUD Beriman Gunung Malang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi