SuaraKaltim.id - Proyek pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) di jalan pesisir pantai Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam masih membutuhkan uang tambahan. Bahkan jumlahnya capai miliaran rupiah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, menyebutkan bahwa proyek pembangunan rumah jabatan bupati yang telah menghabiskan lebih kurang Rp 34 Miliar tersebut masih belum rampung 100 persen.
"Masih butuh anggaran untuk pengerjaan lanjutan rumah jabatan bupati," jelas Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU Ricci Firmansyah, melansir dari ANTARA, Kamis (7/7/2022).
Ia menjelaskan, masih ada beberapa pengerjaan lanjutan rumah kepala daerah itu. Seperti pagar, taman (landscape) pilar dan eksterior bangunan serta dermaga kapal cepat (speedboat).
Ia menuturkan, sejumlah pengerjaan tersebut, katanya masuk perencanaan pembangunan rumah jabatan tahap kedua.
Bahkan, lanjutan pembangunan rumah jabatan Bupati PPU ia beberkan butuh anggaran sebesar Rp 2 miliar. Anggaran itu untuk pembangunan lanjutan rumah dinas bupati itu belum termasuk pengadaan mebeler.
"Kegiatan pengadaan mebeler di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten, bukan Dinas PUPR," ujarnya.
Namun, anggaran pembangunan rumah dinas bupati tahap kedua tidak dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) 2022 ini.
"Anggaran pembangunan lanjutan rumah jabatan diusulkan di APBD 2022, tapi tidak diakomodir," kata Ricci Firmansyah.
Baca Juga: Ada 105 Guru Honorer dari Balikpapan dan PPU Dapat SK PPPK, Hetifah: Demi Kemajuan Pendidikan
Diharapkan anggaran pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara tahap kedua tersebut masuk pada APBD 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas