SuaraKaltim.id - Siapa yang tidak tahu dengan Ganjar Pranowo, sosok yang disebut peduli pada rakyat kecil. Ia juga melestarikan kebudayaan daerah hingga peduli pada lingkungan hidup telah menginspirasi orang-orang muda di Kalimantan Timur (Kaltim).
Figur Ganjar yang juga dinilai cerdas, berprestasi, berwibawa, humanis dan telah terbukti membawa kemajuan ketika menjadi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) maupun ketika menjadi anggota DPR RI.
Ratusan intelektual muda dari perwakilan 10 kabupaten/kota yang ada di provinsi berjuluk Benua Etam itu memanah narasi, mendukung Ganjar memenangkan medan laga Pilpres 2024 hingga menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029 nanti.
Masifikasi gerakan sosial dan dukungan itu dideklarasikan oleh Orang Muda Ganjar (OMG) Provinsi Kaltim, di kawasan Pantai Manggar Segarasari, Balikpapan Timur.
“Kami orang muda Ganjar Kalimantan Timur menyatakan sikap, mendukung Bapak Ganjar Pranowo di Pemilu Presiden 2024,” kata Kordinator Wilayah Orang Muda Ganjar (OMG) Kaltim, Erwin Timbang, saat membacakan deklarasi, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringsn Suara.com, Kamis (14/7/2022).
Sosok orang nomor satu di Jateng itu dianggap menginspirasi mereka. Membuat mereka mengadakan festival rakyat dalam deklarasi tersebut. Di antaranya, dengan menampilkan kebudayaan asli Kaltim melalui penampilan tarian adat Dayak dengan 3 penari gadis dengan pakaian khas daerah.
Lalu, kepedulian pada lingkungan dengan melakukan bersih-bersih pantai, serta penanaman pohon Mangrove sebelum deklarasi. Selain itu, ada juga bakti sosial dengan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan hingga pemberdayaan potensi anak muda di bidang seni dengan penampilan Band lokal bernama Pelangi.
“Pak Ganjar yang peduli lingkungan diantaranya, melakukan gerakan bersih pantai juga di Jawa Tengah. Pak Ganjar juga peduli kebudayaan, suka membantu rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, deklarasi ini bukanlah seremonial politik semata, melainkan hasil diskursus publik tentang sosok Ganjar yang cerdas dan bijaksana, akan mampu melanjutkan serta menuntaskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Samboja dan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul di Jateng dan Jatim
“Harapan kami Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur bisa terealisasi dengan baik kedepannya. Kami yakin dan percaya diri Pak Ganjar yang akan melanjutkan estafet pembangunan Ibu Kota baru ini di Kaltim,” tuturnya.
Senyum Ganjar dalam kaos OMG yang dipakai pun menghiasi bibir-bibir pantai hingga terpajang di daratan Kaltim. Alumnus S1 kampus UGM dan S2 kampus UI itu pun dinilai paling pantas menjadi Presiden 2024.
“Pak Ganjar lahir dari rahim gerakan mahasiswa Cipayung, sehingga nilai-nilai nasionalisme maupun kecintaan membangun bangsa telah ada semenjak muda,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim
-
Kaltim Targetkan 450 Koperasi Merah Putih, Butuh Ratusan Manajer
-
Jadi Tersangka Narkotika, Kasatnarkoba Polres Kukar Terancam Sanksi Pecat
-
Kronologi Pengungkapan Kasus Narkotika Jadikan Kasatnarkoba Polres Kukar Tersangka
-
Kasatnarkoba Polres Kukar Resmi Jadi Tersangka Kasus Narkoba