Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 20 Juli 2022 | 09:00 WIB
Ilustrasi anak SD. [Istimewa]

"Jadi untuk intra-kulikuler penilaian 80 persen, dan metode project sebanyak 20 persen," sambungnya. 

Lebih lanjut, Sapar juga akan melakukan evaluasi bertahap penerapan kurikulum yang baru. Hal itu untuk memaksimalkan metode pembelajaran yang berlaku. 

"Jelas ada terus evaluasinya kita lihat saja bagaimana kedepannya," pungkasnya.

Baca Juga: Menyambut Kurikulum Merdeka dan Respons terhadap Kinerja Kemendikbudristek

Load More